JAKARTA, || Wakil Sekretaris Umum Dr. (Cand) Bobby Lianto, M.M., MBA., menegaskan pentingnya memperkuat organisasi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) agar semakin luas menjangkau masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
Hal itu disampaikan Bobby saat ditemui awak media di sela pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VIII PSMTI di Jakarta, Sabtu malam, 5 September 2026.
Bobby menyambut positif pelaksanaan Munas VIII yang berlangsung dengan baik hingga menghasilkan kepemimpinan baru. Wilianto Tanta terpilih sebagai Ketua Umum PSMTI periode 2026–2030.
“Bagi saya, Munas VIII ini merupakan momentum yang sangat baik. Kita bersyukur seluruh proses dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan kepemimpinan untuk periode berikutnya,” ujar Bobby.
Menurut Bobby, keberadaan PSMTI memiliki arti penting bagi masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia. Organisasi tersebut tidak hanya menjadi wadah sosial, tetapi juga menjadi tempat untuk belajar berorganisasi, membangun kebersamaan dan meningkatkan kontribusi kepada Tanah Air.
“Kita sebagai warga negara Indonesia keturunan Tionghoa harus terus belajar bagaimana berorganisasi dengan baik, membangun kebersamaan dan memberikan kontribusi bagi Indonesia, karena Indonesia adalah tanah air kita,” tegasnya.
Bobby Lianto yang berasal dari Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), mengatakan semangat kebangsaan menjadi bagian penting yang harus terus diperkuat dalam perjalanan PSMTI ke depan.
Ia berharap PSMTI Pusat dapat semakin aktif menjangkau berbagai paguyuban sosial marga Tionghoa serta masyarakat Tionghoa di seluruh Indonesia.
“PSMTI Indonesia Pusat harus terus menjangkau paguyuban-paguyuban sosial marga Tionghoa dan masyarakat Tionghoa yang ada di seluruh Indonesia. Ini penting agar organisasi semakin kuat dan manfaatnya semakin dirasakan,” ungkapnya.
Salah satu perhatian Bobby adalah penguatan organisasi di tingkat daerah, termasuk di NTT. Ia menyebut saat ini sudah terdapat delapan kepengurusan PSMTI tingkat kabupaten di NTT. Namun, masih terdapat sejumlah kabupaten dan kota yang belum memiliki kepengurusan.
“Ini menjadi pekerjaan rumah kita ke depan. Kita akan terus mendorong agar daerah-daerah yang belum memiliki kepengurusan PSMTI dapat segera terbentuk,” jelas Bobby.
Menurutnya, semakin kuat struktur organisasi di daerah, semakin besar pula peluang PSMTI untuk hadir langsung di tengah masyarakat serta membangun komunikasi dan persaudaraan yang lebih luas.
Bobby pun menyampaikan harapannya terhadap kepemimpinan Wilianto Tanta untuk periode 2026–2030. Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa PSMTI semakin dikenal dan memberikan dampak yang lebih besar.
“Saya berharap di bawah kepemimpinan Pak Wilianto Tanta, PSMTI semakin dikenal, semakin sukses dan semakin besar kontribusinya untuk bangsa dan negara,” tuturnya.
Lebih dari itu, Bobby menekankan pentingnya peran PSMTI dalam memperkuat pembauran masyarakat. Menurutnya, masyarakat keturunan Tionghoa merupakan bagian dari masyarakat Indonesia yang memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga persatuan dan membangun negeri.
“Yang paling penting adalah pembauran masyarakat. Kita adalah warga negara Indonesia yang mencintai Indonesia. Karena itu, persatuan, kebersamaan dan kecintaan kepada Tanah Air harus terus kita jaga,” tegasnya.
Bobby optimistis kepemimpinan PSMTI periode 2026–2030 dapat menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas jaringan hingga daerah dan meningkatkan kontribusi sosial bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan PSMTI ke depan semakin solid, semakin besar dan semakin memberikan dampak positif bagi Indonesia,” pungkasnya.
Bobby Lianto, Wasekum PSMTI Pusat yang juga adalah Ketua Umum KADIN Prov. NTT bersama Rombongan NTT yang hadir di Munas Total 17 orang selain Ketua PSMTI NTT Bpk. Hengky Lianto beserta istri terlihat juga Ketua PSMTI Kabupaten kota dari NTT seperti Ketua PSMTI kota Kupang, Deddy Gunawan Tanjung di dampingi Sekertaris, Ruddy Rikoni , Ketua PSMTI Sumba Timur, Erwin Karwelo, Ketua PSMTI Sumba Barat , Teddy Tandoyo , Sekertaris PSMTI Rote, Bruce K. Nitte, Juga hadir Para Pengurus PSMTI NTT wakil Ketua, Bpk. Don Putra Gotama , Sekertaris PSMTI NTT, Abimanyu & Bendahara PSMTI NTT , Sonny Tamara serta tidak ketinggalan KOKO CICI asal NTT yaitu. Koko Aldo & Cici Lea
Penutupan Munas VIII yang meriah di hadiri oleh Hasyim Djojohadikusumo & Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Ibu Gubernur yang Cantik, Pintar dan Rajin turun lapangan ini menjadi pusat perhatian dari peserta Munas.
(Desy)






