Pawai Juara Panca Takhta, Hatur Nuhun Bobotoh
*BANDUNG* – Bandung kembali menjadi saksi lahirnya sejarah. Pada Minggu, 24 Mei 2026, jutaan Bobotoh dan masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Barat memadati ruas jalan Kota Bandung untuk merayakan gelar juara PERSIB kompetisi musim 2025/2026 melalui Pawai Juara Panca Takhta
Antusiasme luar biasa menjadikan pawai ini bukan sekadar seremoni kemenangan. Acara berubah menjadi perayaan kebersamaan, rasa bangga, dan ikatan emosional yang telah tumbuh puluhan tahun antara PERSIB dan masyarakat Jawa Barat.
Atas sambutan hangat tersebut, PERSIB menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh Bobotoh serta masyarakat yang hadir dan menjaga suasana tetap kondusif.
Di sisi lain, klub juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan yang aktivitasnya terdampak. Besarnya antusiasme membuat sejumlah ruas jalan mengalami kepadatan di luar perkiraan.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi atas dukungan Bobotoh.
“Kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Bobotoh serta masyarakat yang telah hadir dan menjadi bagian dari Pawai Juara Panca Takhta. Antusiasme, dukungan, serta kecintaan yang ditunjukkan hari ini sekali lagi membuktikan bahwa PERSIB memiliki ikatan yang sangat kuat dengan masyarakat Jawa Barat,” ujarnya.
Ia menegaskan, gelar juara adalah hasil dari dukungan yang tidak pernah putus, doa, kesetiaan, dan energi positif Bobotoh dalam setiap situasi.
“Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga rangkaian pawai dapat berlangsung dengan baik, mulai dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, aparat keamanan, mitra pendukung, relawan, media, hingga masyarakat yang turut menjaga suasana tetap kondusif,” tambahnya.
“Atas kepadatan maupun ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan sebagian masyarakat selama berlangsungnya pawai, kami turut menyampaikan permohonan maaf. Besarnya antusiasme yang hadir menjadi gambaran kecintaan luar biasa terhadap PERSIB, dan kami berterima kasih atas pengertian yang diberikan.”
“Semoga kebahagiaan ini menjadi momentum untuk terus melangkah bersama, menjaga kebanggaan terhadap PERSIB, dan membawa semangat positif bagi sepak bola Jawa Barat maupun Indonesia. Hatur nuhun, Bobotoh. Trofi ini milik kita semua,” tutupnya.
*Rangkaian Pawai*
Pawai Juara Panca Takhta terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan mitra PERSIB seperti Indofood, Kopi ABC, vivo, Kelme, bale by BTN, Combiphar, Insto, OBH, Greenfields, Le Minerale, Teh Pucuk Harum, Panther, Socios, GoPay, SeIndonesia, Rinso, dan Sunlight.
Berkolaborasi dengan Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung, rombongan pawai memulai perjalanan dari Gedung Sate pukul 08.00 WIB. Rute yang dilalui mencakup Jalan Banda, L.L.R.E Martadinata (Riau), Merdeka, Perintis Kemerdekaan, Lembong, Veteran, Simpang Lima, hingga berakhir di Jalan Asia-Afrika.
Sepanjang perjalanan, skuad PERSIB, jajaran direksi dan komisaris PT PERSIB Bandung Bermartabat, serta pejabat daerah disambut sorak-sorai, nyanyian, dan yel-yel juara dari masyarakat. Bobotoh datang tidak hanya dari Kota Bandung, tetapi juga dari berbagai wilayah di Jabar. Sebagian bahkan berangkat sejak dini hari.
Pusat perayaan berada di Jalan Asia-Afrika yang berubah menjadi lautan biru. Ribuan hingga jutaan orang memadati area tersebut. Menjelang siang, rombongan tiba di titik akhir. Pemain dan ofisial naik ke JPO Asia-Afrika untuk selebrasi dan pengangkatan trofi di hadapan Bobotoh.
Setelah selebrasi, skuad PERSIB melanjutkan agenda ke Pendopo Kota Bandung untuk diterima secara resmi oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, serta mengikuti ramah tamah dan santap siang bersama.
Pawai Juara Panca Takhta menutup musim ini dengan satu pesan: di balik setiap trofi yang diraih, selalu ada kebersamaan yang menjadikan PERSIB lebih dari sekadar klub sepak bola. (Nelis) ***






