KAB. SUMBA BARAT DAYA, || Upaya memperkuat keamanan dan keselamatan penerbangan di Kabupaten Sumba Barat Daya terus dilakukan melalui sinergi lintas instansi. Hal itu ditandai dengan digelarnya Pertemuan Komite Keamanan dan Keselamatan Penerbangan Bandar Udara Lede Kalumbang Tahun 2026 yang dihadiri Wakapolres Sumba Barat Daya, Kompol Marthinus Ardjon, S.H., di Oro Room Sima Hotel Sumba, Desa Weerena, Kecamatan Kota Tambolaka, Senin (27/7/2026).
Pertemuan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor UPBU Kelas II Bandar Udara Lede Kalumbang, Agus Priyatmono, S.T., M.T. Kegiatan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta berbagai pemangku kepentingan di sektor transportasi udara dan keamanan.
Hadir dalam kegiatan itu antara lain Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumba Barat Daya, Kepala KSOP Pelabuhan Waikelo, perwakilan Kodim 1629/Sumba Barat Daya, Komandan Pos Perwakilan TNI AU Sumba Barat Daya, Danpos KP3 Udara Polres Sumba Barat Daya, perwakilan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah Denpasar, BMKG, AirNav Indonesia (LPPNPI), BIN, Balai Karantina Pertanian, Balai Karantina Kesehatan, DPPU Bandara Lede Kalumbang, RS Karitas Tambolaka, serta perwakilan maskapai Wings Air, NAM Air, dan Ground Handling PT TND.
Dalam sambutannya, Agus Priyatmono menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan penerbangan merupakan aspek utama yang tidak dapat dipisahkan dari operasional Bandar Udara Lede Kalumbang sebagai pintu gerbang transportasi udara di wilayah Sumba Barat Daya.
Menurutnya, forum komite tersebut menjadi wadah strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program keamanan penerbangan, mengidentifikasi potensi ancaman dan risiko, sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menyusun langkah-langkah mitigasi guna meningkatkan standar keselamatan penerbangan.
Sementara itu, perwakilan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah Denpasar, Sugeng Budiono, S.E., menekankan pentingnya keberadaan Komite Keamanan dan Keselamatan Penerbangan sebagai sarana koordinasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan sistem keamanan bandar udara yang efektif dan sesuai regulasi nasional.
Ia juga mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan rapat komite sebagai forum evaluasi terhadap implementasi program keamanan penerbangan, sekaligus memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor transportasi udara.
Di sisi lain, kehadiran Wakapolres Sumba Barat Daya mencerminkan komitmen Polri dalam mendukung pengamanan objek vital nasional, khususnya bandar udara. Melalui sinergi dengan seluruh instansi terkait, Polres Sumba Barat Daya berupaya memastikan situasi keamanan tetap kondusif sehingga pelayanan penerbangan kepada masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan berkelanjutan.
Pertemuan juga menjadi ruang koordinasi bagi seluruh peserta untuk menyampaikan masukan serta menyamakan persepsi dalam menghadapi potensi gangguan keamanan maupun kondisi darurat yang dapat memengaruhi operasional penerbangan.
Hingga kegiatan berakhir pada pukul 12.45 WITA, seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar. Diharapkan hasil pertemuan ini dapat memperkuat koordinasi lintas sektor dalam meningkatkan keamanan, keselamatan, dan kualitas pelayanan penerbangan di Bandara Lede Kalumbang demi mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan pembangunan di Kabupaten Sumba Barat Daya.
(Ms)






