KAB. NAGAN RAYA, || Ruas Jalan Lintas Nagan Raya–Banda Aceh tergenang banjir tepatnya di Gampong Alue Bata, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Kamis 8/5/2026. Danpos Lantas Darul Makmur Satlantas Polres Nagan Raya memberlakukan pengalihan arus dan mengarahkan pengguna jalan ke jalur alternatif.
Danpos Lantas Darul Makmur Brigadir Muslida Amri mengatakan genangan terjadi akibat intensitas hujan tinggi sejak Rabu malam. Ketinggian air di badan jalan mencapai 50–80 sentimeter sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua dan mobil sedan.
“Untuk keselamatan, kami alihkan kendaraan dari arah Nagan Raya menuju Banda Aceh lewat jalur alternatif Simpang Lamie–Langkak,” ujar Brigadir Muslida Amri saat mengatur rekayasa lalu lintas, Kamis 7/5/2026.
Petugas Pos Lantas Darul Makmur bersama personel Polsek dan warga memasang rambu darurat serta berjaga di titik pengalihan arus. Pengendara truk dan bus diminta mengurangi kecepatan dan mengikuti arahan petugas.
Pengalihan arus disambut positif pengguna jalan. Abdullah, 42, warga Kabupaten tetangga yang hendak ke Banda Aceh mengaku sempat khawatir. “Airnya tinggi betul di Alue Bata. Untung ada Pak Polisi yang cepat arahkan. Kalau nekat terobos, habis mesin mobil saya,” katanya,
Sopir truk ekspedisi, M. Jafar, 35, mengatakan jalur alternatif Simpang Lamie–Langkak layak dilalui meski lebih jauh. “Jalannya sempit tapi aman. Lebih baik mutar daripada mogok di tengah banjir. Terima kasih Pak Lantas sudah jaga dari pagi,” ujarnya.
Sementara itu, Sari, 28, pengendara motor asal Darul Makmur terpaksa menunda keberangkatan. “Saya mau ke Ujong Patih. Tapi lihat air segitu, takut. Nunggu surut aja besok,” kata dia.
Danpos Lantas Darul Makmur mengimbau masyarakat menunda perjalanan jika tidak mendesak. Ia juga meminta pengguna jalan memantau informasi resmi dari Satlantas Polres Nagan Raya. “Kami update terus kondisi jalan. Prioritas kita keselamatan,” tegas Brigadir Muslida Amri.
Hingga berita ini diturunkan pukul 11.00 WIB, genangan belum surut. Belum ada laporan korban jiwa atau kendaraan yang hanyut. Petugas BPBD Nagan Raya juga sudah berada di lokasi untuk memantau debit air.
(H@r)






