Wali Kota: Kesiapsiagaan Bencana Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Seremonial

SERGAP.CO.ID

KOTA TASIKMALAYA, || Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar apel kesiapsiagaan bencana yang dilanjutkan dengan aksi gotong royong pembersihan sungai di wilayah Tugujaya, bertempat di Graha Tasmalia. Minggu 26/4/2026.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat mitigasi bencana sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesiapsiagaan.

Wali Kota Tasikmalaya dalam sambutannya menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana harus menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kesiapsiagaan dapat diibaratkan seperti sabuk pengaman yang tidak selalu digunakan, tetapi harus selalu siap saat dibutuhkan.

“Kesiapsiagaan tidak boleh hanya menjadi agenda tahunan, tetapi harus tumbuh mulai dari tingkat keluarga hingga lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam membangun ketangguhan menghadapi bencana.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan aksi gotong royong pembersihan sungai di wilayah Tugujaya.

Aksi tersebut dinilai sebagai langkah konkret dalam upaya mitigasi bencana, khususnya untuk mencegah terjadinya banjir.

Membersihkan aliran sungai dari sampah dan sedimen diyakini dapat memperlancar arus air serta mengurangi potensi genangan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Pemerintah Kota Tasikmalaya mencatat adanya tren positif dalam upaya pengurangan risiko bencana dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini terlihat dari penurunan Indeks Risiko Bencana yang cukup signifikan.

Pada tahun 2018, indeks tersebut berada di angka 119,20 dan menurun menjadi 97,13 pada tahun 2024.

Capaian ini mencerminkan peningkatan kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana.

Meski demikian, pemerintah menilai upaya penguatan kesiapsiagaan tetap harus dilakukan secara berkelanjutan.

Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengurangan risiko bencana.

Melalui tema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana, Siap untuk Selamat,” pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dan kesiapan menghadapi potensi bencana.

(Rzl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *