BATURAJA, || Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, S.E., M.M., memimpin langsung pelaksanaan kegiatan Reses Masa Sidang V Tahun Anggaran 2026 bersama anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) V di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Selasa (17/02/2026).
Kegiatan reses dilaksanakan di empat titik sekolah, yakni di SMAN 3 OKU, SMAN 4 OKU, SMK 3 OKU, dan SMAN 1 OKU.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Sumsel Dapil V, yakni Mirza Gumay, Fathan Qoribi, Andri Fitriansyah, Sri Mulyadi, At Thahirah Putri Lestari, dan Isyana Lonita Sari.
Di setiap lokasi kegiatan, acara diawali dengan sambutan kepala sekolah yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD Sumsel, khususnya kepada Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie yang telah memilih sekolah-sekolah tersebut sebagai lokasi reses.
Para kepala sekolah secara terbuka menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari sarana prasarana pendidikan hingga kebutuhan penunjang kegiatan belajar mengajar.
Pihak sekolah juga memberikan kesempatan kepada peserta reses untuk menyampaikan aspirasi dan usulan secara langsung.
Salah satu peserta reses, Budi Epriyansyah selaku perwakilan dari madrasah, menyampaikan keluhan terkait tidak lagi diterimanya Program Sekolah Gratis (PSG). Menurutnya, program tersebut sangat membantu siswa kurang mampu.
“Program PSG sangat berguna untuk membantu siswa miskin. Kami mohon agar keluhan ini dapat disampaikan kepada pihak yang berkepentingan,” harapnya.
Ketua OSIS bernama Firly menyampaikan kekecewaannya terkait tidak lagi diterimanya program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menurutnya kontraknya diputus secara sepihak melalui pesan WhatsApp.
“Kami berharap program MBG bisa kembali berjalan karena sangat membantu siswa,” ungkapnya. Aspirasi Pertanian, Internet, dan Infrastruktur

Peserta reses lainnya, Garsubi, meminta perhatian serius pemerintah terhadap sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan. Ia juga menyoroti dampak aktivitas pertambangan terhadap lingkungan.
“Kami berharap ini bukan hanya kegiatan rutin, tetapi benar-benar ada kerja nyata,” ujarnya.
Selain itu, salah satu peserta juga meminta penguatan jaringan internet di sekolah agar pelaksanaan ujian berbasis digital tidak terganggu. Menurutnya, gangguan jaringan sering membuat siswa harus mengulang dalam menjawab soal.
Sesi tanya jawab ditutup dengan penyampaian aspirasi dari Wahyudin selaku Lurah Air Gading yang meminta bantuan perbaikan jalan poros Air Gading serta rehabilitasi Kantor Kelurahan Air Gading.
Tanggapan DPRD Sumsel
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Mirza Gumay menegaskan pentingnya memahami kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
“Bapak ibu jangan salah paham, kami ini bukan pengeksekusi. Harus dilihat dulu apakah usulan tersebut kewenangan kabupaten atau provinsi. Kalau itu kewenangan provinsi, insya Allah akan kami anggarkan.
Tapi kalau kewenangan kabupaten, tentu menjadi tugas pemerintah kabupaten,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie turut memberikan tanggapan atas keluhan terkait listrik di sekolah.
Ia menjelaskan bahwa persoalan yang terjadi bukan karena kekurangan daya, melainkan karena beban listrik yang terus bertambah.
“Insya Allah kami akan memanggil pihak PLN untuk menambah trafo atau menindaklanjuti permasalahan listrik ini secara cepat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa meskipun sebagian besar usulan merupakan kewenangan kabupaten, pihaknya tetap akan mencarikan solusi dan mengawal setiap proposal yang diajukan.
“Insya Allah kami bertujuh tidak akan tinggal diam. Semua usulan akan kami bawa dan kami sampaikan kepada Gubernur Sumatera Selatan,” tutup Andie Dinialdie.
Melalui pelaksanaan Reses Masa Sidang V ini, DPRD Provinsi Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam menyerap aspirasi masyarakat serta mengawal pembangunan di Kabupaten OKU secara berkelanjutan.
(Candra)






