Kepala Desa Kareo Di Nilai Gagal Menjalankan Roda Pemerintahan !! Tidak Sesuai Visi Misi

Kepala Desa Kareo Di Nilai Gagal Menjalankan Roda Pemerintahan !! Tidak Sesuai Visi Misi

SERGAP.CO.ID

KAB MAJALENGKA, || Kepala Desa (Kades) adalah pucuk pimpinan, pigur pejabat publik yang patut untuk melayani publik dengan baik !!

Bacaan Lainnya

Namun Tidak seperti yang terjadi di Desa Kareo kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat.

Pasalnya Kades Kareo diduga telah menyalah gunakan wewenangnya selaku kepala desa yang mana program  pekerjaan dari  Banprov menggunakan dana talang untuk pengerjaanya.

Terkait Rehab Desa dan fasilitas ruang parkir saat dikonfirmasi sergap.co.id Kaur Perencanaan Desa Kareo Fikri memaparkan Anggaran tersebut Rp 130,000,000 untuk pekerjaan Rehab Rp 70,000,000  lain nya sapa warga dan lain lain. ” Paparnya.

Lanjutnya, Fikri mengenai anggaran dari Banprov memang belum turun, namun pekerjaan sudah mulai di kerjakan, masalah dana talang entah dari mana yang tahu hanya pak kuwu. “Tuturnya.

Sementara Kaur keuangan Rifki Pauzi juga membenarkan, bahwa Dana Bantuan Provinsi belum turun, mengingat ruang kantor sudah pada bocor, ya pak kuwu mungkin dengan inisiatif mencari dana talang untuk segera merehab. ” Akunya kaur keuangan.

Ditempat terpisah, sergap.co.id konfirmasi Ekbang Toni mengenai pekerjaan mangkrak tidak di lanjutkan. “ Ya mungkin masalah keuangan nya tersendat, ya karena pak kuwunya tidak ada, coba saja ke ketua Forum / Apdesi barang kali ada keterangan lebih lanjut terkait hal ini.  “Ucapnya Ekbang Toni

Awak Media sergap.co.id langsung menyambangi ketua Forum Kecamatan Banjaran Agus Suryana, guna mendapatkan informasi dan komfirmasi terkait pekerjaan Banprov Mangkrak ” Ia pun menegaskan, ya jangan dulu di bongkar dan dibangun kalau tidak ada uang mah. ” Cetus ketua Forum.

Di singgung pak kuwu nya kemana !! Pak kuwu lagi sakit, kata kaur keuangan, namun berbeda dengan keterangan Ekbang Toni pak kuwu ada acara kondangan ke Cianjur.

Tak sampai di situ Awak media lanjut mendatangi kantor Kecamatan Guna konfirmasi dan klarifikasi pekerjaan Desa cikareo yang menggunakan Dana talang tersebut.

Nanang sebagai pendamping Desa sekecamatan menjelaskan, ya idiealnya pekerjaan tersebut harus sesuai aturan, disaat anggaran nya turun baru bisa di kerjakan ” Pukasnya Nanang

Nanang juga menambahkan, Desa kareo itu saya tindak lanjuti dan saya berhentikan pekerjaan nya karena tidak sesuai dengan aturan yang sudah di tetapkan. Imbuhnya.

Diduga banyak nya kerancuan dan kebohongan” dari mulai keterangan perangkat Desa Kareo dan kepala Desa sangat sulit di temui bahkan di hubungi lewat ponselnya pun mati total dan gak aktif.

Salah satu nara sumber warga setempat berinisial GY, angkat suara saya sangat prihatin dan menurut saya itu salah, kalau pembangunan pakai dana talang, lagian pekerjaan tidak di lanjutkan, sementara matrial bekas bongkaran yang ada di ruangan pelayanan bertumpuk sehingga Masyarakat yang ada kebutuhan membuat persyaratan ke desa merasa risih jelas ini merugikan Masyarakat. “Tandasnya.

Di Mohon kepada pemerintahan Kabupaten Majalengka Dinas terkait, juga inspektorat, untuk segara menindak lanjuti keluhan masyarakat, serta segera turun tangan guna melakukan pengawasan /pembinaan yang Maksimal agar tidak terkesan terjadinya pembiaran.

(M Ali)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *