KOTA BIMA || Sebuah dokumen lawas berupa Surat Izin Mengemudi (SIM) A yang diterbitkan pada tahun 1964 menjadi perhatian publik setelah diunggah oleh Dewi Ratna Muchlisa, Selasa (5/5/2026).
Dokumen tersebut kini telah berusia 62 tahun dan dinilai memiliki nilai historis tinggi.
SIM A tersebut diketahui milik Ruma Mari, sosok perempuan asal Bima yang dinilai memiliki peran penting pada masanya.
Kondisi fisik dokumen yang masih tersimpan, meski tampak lapuk dimakan usia, menunjukkan bahwa arsip tersebut telah melewati perjalanan panjang sejarah.
“Ini SIM A tahun 1964. Usia SIM A ini 62 tahun dan sekarang sudah menjadi dokumen yang dilindungi, bahkan dapat dikategorikan sebagai cagar budaya,” tulis Dewi Ratna Muchlisa dalam unggahannya, Selasa (5/5/2026).
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan dokumen tersebut bukan sekadar arsip administratif, melainkan simbol dari kiprah perempuan Bima di masa lalu.
“SIM-nya Ruma Mari… Perempuan hebat yang Bima miliki,” lanjutnya.
Keberadaan SIM A dari era 1960-an ini menjadi bukti bahwa perempuan pada masa itu telah memiliki akses dan keberanian untuk berkendara, sesuatu yang tidak selalu umum pada zamannya.
Hal ini sekaligus memperlihatkan peran perempuan dalam ruang publik yang telah terbangun sejak puluhan tahun silam.
Dokumen tersebut kini tidak hanya bernilai administratif, tetapi juga historis dan kultural, sehingga layak mendapatkan perhatian sebagai bagian dari warisan lokal yang perlu dijaga dan dilestarikan.
Diketahui, Ruma Mari, yang memiliki nama lengkap Dr. Hj. Siti Maryam Rahmatullah Salahuddin, merupakan putri dari Sultan Muhammad Salahuddin, Sultan Bima ke-14.
Sosoknya dikenal sebagai perempuan terdidik pertama dari kalangan bangsawan Bima yang menembus pendidikan tinggi pada zamannya.
Dalam temuan ini, Media Metromini menilai, temuan seperti ini menjadi pengingat penting bahwa sejarah tidak selalu hadir dalam bentuk peristiwa besar, tetapi juga tersimpan dalam benda-benda sederhana yang merekam perjalanan hidup manusia.
Sumber: Museum Samparaja Bima
Penulis : Agus Mawardy
(Editor : Dae Man)






