12 Bus Antar 441 Jamaah, Ibadah Haji Dimulai dari Tasikmalaya

SERGAP.CO.ID

KOTA TASIKMALAYA , || Sebanyak 441 jamaah haji Kloter 20KJT resmi diberangkatkan dari Kota Tasikmalaya dalam suasana haru dan khidmat di Gedung Dakwah Islamiyah, Selasa (5/5/2026). Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang menyampaikan doa serta harapan bagi kelancaran ibadah para jamaah di Tanah Suci.

Bacaan Lainnya

Ratusan jamaah tersebut berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari yang termuda 15 tahun hingga tertua 81 tahun. Mereka didampingi empat petugas haji yang bertugas memastikan kelancaran perjalanan dan pelaksanaan ibadah selama di Arab Saudi.

Sebanyak 12 bus disiapkan untuk mengangkut seluruh jamaah menuju Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati sebagai titik keberangkatan sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Proses pemberangkatan berlangsung tertib dengan pengawalan dan koordinasi lintas instansi.

Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental dan kesabaran.

“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” ujarnya.

Momentum pelepasan ini juga menjadi momen emosional bagi keluarga yang mengantar. Tangis haru dan doa mengiringi langkah para jamaah yang bersiap menunaikan rukun Islam kelima. Banyak keluarga berharap anggota mereka dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali dalam keadaan sehat.

Di sisi lain, penyelenggaraan haji tahun ini juga tetap menjadi perhatian publik, terutama terkait kesiapan fasilitas, pelayanan, serta perlindungan jamaah selama berada di luar negeri. Koordinasi antara pemerintah daerah, petugas haji, dan otoritas pusat menjadi faktor krusial dalam memastikan kelancaran perjalanan.

Keberadaan petugas haji yang mendampingi diharapkan mampu mengantisipasi berbagai kendala, baik teknis maupun non-teknis, termasuk kondisi kesehatan jamaah yang beragam.

Pelepasan jamaah haji ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi juga menjadi refleksi kesiapan daerah dalam mendukung warganya menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan haji, harapan besar tetap tertuju pada pelayanan yang semakin baik dari tahun ke tahun.

Langkah para jamaah hari ini menandai dimulainya perjalanan panjang menuju Tanah Suci—sebuah perjalanan spiritual yang sarat makna, pengorbanan, dan harapan akan kembali sebagai pribadi yang lebih baik.

(Rzl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *