KAB. SUMBA TIMUR, || Jajaran Kodim 1601/Sumba Timur melaksanakan prosesi penyambutan jenazah Almarhum Praka Jefrianto Dakuhamang, anggota Yonif 321/13/1 Kostrad, di rumah duka yang berlokasi di Kelurahan Kawangu, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (6/6/2026).
Penyambutan berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum yang semasa hidupnya mengabdikan diri sebagai prajurit TNI Angkatan Darat. Suasana haru menyelimuti keluarga, kerabat, dan rekan-rekan sejawat yang hadir mengiringi kedatangan jenazah di rumah duka.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, jenazah Praka Jefrianto Dakuhamang tiba di rumah duka sekitar pukul 15.35 Wita setelah menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Kabupaten Sumba Barat Daya menggunakan pesawat Nam Air IN280. Dari Bandar Udara Lede Kalumbang, jenazah kemudian diberangkatkan menuju Kabupaten Sumba Timur menggunakan ambulans milik Kodim 1601/Sumba Timur.
Selama perjalanan menuju rumah duka, jenazah didampingi oleh Danton Kesehatan Yonif 321/13/1 Kostrad, Letda Ckm Rahmat, yang mewakili satuan tempat almarhum berdinas. Kehadiran perwakilan satuan tersebut menjadi bentuk tanggung jawab dan penghormatan institusi terhadap prajurit yang telah mengakhiri masa pengabdiannya.
Dalam prosesi penyambutan, turut hadir Pasi Log Kodim 1601/Sumba Timur, Lettu Inf Nikolas Klau Seran, bersama sejumlah personel Kodim 1601/Sumba Timur. Selain bertugas sebagai pengusung jenazah, personel juga membantu kelancaran seluruh rangkaian prosesi kedukaan hingga jenazah diterima oleh pihak keluarga.
Kodim 1601/Sumba Timur menyampaikan bahwa kehadiran jajaran TNI dalam prosesi tersebut merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama bertugas sebagai prajurit negara.
Diketahui, Praka Jefrianto Dakuhamang meninggal dunia karena sakit pada Jumat (5/6/2026) saat menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.
Pihak keluarga menyambut kedatangan jenazah dengan suasana penuh duka. Tangis haru pecah saat jenazah tiba di rumah duka untuk disemayamkan sebelum prosesi pemakaman dilaksanakan.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan satuan, dan masyarakat yang mengenalnya. Almarhum dikenang sebagai prajurit yang telah menjalankan tugas dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, sementara almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
(Ms)






