Jelang Pelantikan, DPC PWDPI Sidoarjo Matangkan Persiapan: Usung Sinergi melalui Sponsorship, Bukan Proposal Sumbangan

Jelang Pelantikan, DPC PWDPI Sidoarjo Matangkan Persiapan: Usung Sinergi melalui Sponsorship, Bukan Proposal Sumbangan

SERGAP.CO.ID

SIDOARJO, || Suasana kesibukan tampak di area Fave Hotel, Jalan Jenggolo No. 15 Sidoarjo, jelang pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Demokrasi Indonesia (PWDPI) Kabupaten Sidoarjo. Acara dijadwalkan berlangsung pada Jumat malam, 25 April 2025, pukul 19.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Tim pelaksana tampak berjibaku memastikan seluruh aspek teknis berjalan sempurna. Mulai dari pemasangan backdrop, pengaturan panggung, pengecekan sistem suara dan layar, hingga gladi bersih susunan acara—semuanya dipersiapkan dengan detail dan disiplin tinggi.

Pelantikan ini menjadi momen bersejarah bagi PWDPI Sidoarjo karena merupakan pelantikan perdana sejak dibentuknya kepengurusan di daerah tersebut. Didukung penuh oleh Bank Jatim sebagai sponsor utama, serta dukungan dari Baznas Kabupaten Sidoarjo dan sejumlah instansi pemerintah daerah, kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal eksistensi kuat PWDPI dalam dinamika pers lokal.

Ketua pelaksana kegiatan, Arif Darobi, S.H., menyatakan bahwa timnya telah bekerja keras selama beberapa minggu terakhir demi menyukseskan acara ini.

Jelang Pelantikan, DPC PWDPI Sidoarjo Matangkan Persiapan: Usung Sinergi melalui Sponsorship, Bukan Proposal Sumbangan

“Kami akan memberikan yang terbaik. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari kerja nyata. Kami ingin menunjukkan bahwa insan pers bisa tertib, profesional, dan berdaya,” ujar Arif di sela-sela persiapan di lokasi acara.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelantikan ini juga menjadi ajang memperkenalkan PWDPI sebagai organisasi wartawan yang progresif dan terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor—baik dengan pemerintah, swasta, maupun masyarakat sipil.

Senada dengan itu, Ketua DPC PWDPI Sidoarjo yang akan dilantik menegaskan arah organisasi yang modern dan mandiri. Ia menepis pandangan bahwa organisasi pers harus bergantung pada proposal sumbangan.

“Kami ingin meluruskan bahwa PWDPI Sidoarjo tidak akan berjalan dengan membawa proposal permintaan dana. Kami tidak meminta-minta. Yang kami tawarkan adalah kerja sama sponsorship yang profesional dan saling menguntungkan,” tegasnya.

“Melalui kerja sama ini, sponsor akan mendapatkan eksposur media yang layak karena kami memiliki kekuatan riil—terdiri dari 20 media anggota, mulai dari cetak, online, hingga komunitas. Ini adalah peluang sinergi yang sangat strategis,” lanjutnya.

Sponsorship yang ditawarkan oleh PWDPI bersifat kolaboratif—berbasis pada prinsip kerja sama promosi dan pemberdayaan bersama. Eksposur sponsor akan diberikan melalui berbagai kanal media seperti banner, video, advertorial, hingga peliputan khusus.

Dukungan terhadap kegiatan ini datang dari berbagai pihak, termasuk Baznas dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini mencerminkan kepercayaan terhadap PWDPI sebagai mitra komunikasi strategis antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

Sejumlah tokoh penting dijadwalkan hadir, termasuk perwakilan Bank Jatim, Baznas, pejabat daerah, serta tokoh pers dari tingkat lokal dan nasional.

Pelantikan ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga simbol dimulainya peran aktif DPC PWDPI Sidoarjo sebagai watchdog demokrasi yang profesional. Harapannya, organisasi ini mampu menjadi rumah besar yang mewadahi para jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik yang kritis, berimbang, dan bermartabat.

Selain prosesi pelantikan, acara akan diisi dengan sambutan, pengenalan pengurus, serta forum silaturahmi antar insan pers dari berbagai media anggota PWDPI.

Dengan persiapan matang dan visi yang kuat, pelantikan DPC PWDPI Sidoarjo diyakini menjadi momentum penting bagi transformasi pers daerah menuju profesionalisme yang mandiri dan berdaya saing.

(Agus S/Igor)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *