Resmi Dilantik, Pengurus IAITB Jabar Tancap Gas: Teken 5 MoU dan Gelar Rakerda

Resmi Dilantik, Pengurus IAITB Jabar Tancap Gas: Teken 5 MoU dan Gelar Rakerda

Sergap.co.id

Bacaan Lainnya

BANDUNG,— Pengurus Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung Jawa Barat (IAITB Jabar) resmi dilantik sekaligus menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Aula Timur Kampus ITB Ganesha, Bandung, Minggu (13/9/2026).

 

 

Sebanyak sekitar 90 orang pengurus dilantik untuk periode kepengurusan kali ini. Rakerda perdana ini juga menjadi momentum evaluasi program kerja berdasarkan Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indicator/KPI) organisasi.

Tetapkan 9 Bidang dan 11 Komisi

Ketua IAITB Jawa Barat, M. Firaldi Akbar, mengatakan Rakerda difokuskan untuk mengukur capaian program yang sudah berjalan.

“Kami sudah memiliki KPI untuk mengukur poin-poin yang harus diselesaikan. Meskipun belum seluruhnya sempurna, beberapa program kerja telah direalisasikan secara maksimal,” ujar Firaldi.

Untuk menjalankan program ke depan, Rakerda menetapkan 9 bidang program kerja dan 11 komisi guna memperkuat struktur fundamental organisasi.

Teken 5 MoU Strategis, Fokus ke Alumni & Masyarakat

Dalam kesempatan yang sama, IAITB Jabar meresmikan lima kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU):

1. Ruang Guru: Pelatihan dan bimbingan intensif persiapan masuk ITB serta pengiriman master teacher.

2. LSP ISO Jepang: Pelatihan dan pengiriman tenaga kerja terampil engineer lulusan ITB ke Jepang.

3. Agrobot: Pengembangan greenhouse berbasis kecerdasan buatan (AI) serta persiapan program pensiun bagi alumni.

4. Desa Inggris: Pemberian beasiswa sertifikasi TOEFL dan IELTS. Program ini telah menyasar 50 penerima melalui IAITB Jabar.

5. FiTalenta: Platform job hunter dan manajemen SDM untuk menyalurkan fresh graduate ke perusahaan mitra alumni.

Firaldi menegaskan kolaborasi ini bukan sekadar seremoni business matching, melainkan program nyata dengan target terukur.

Selain 5 MoU tersebut, IAITB Jabar juga telah menyalurkan beasiswa pelatihan bahasa Jepang untuk 30 orang dan menjalin kemitraan dengan Sahid Group.

Fokus ke Fresh Graduate

“Segmentasi utama layanan kami adalah para alumni yang baru lulus (fresh graduate) agar mereka mendapat pengarahan karir atau mentoring yang jelas, baik di dalam maupun di luar negeri. Kami ingin memastikan peran sosial dan kebermanfaatan alumni ITB terus meningkat di tahun-tahun mendatang,” pungkas Firaldi.

(Fzr/D)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *