Panen Padi di Nggongi, Babinsa Karera Dorong Petani Pertahankan Gotong Royong

SERGAP.CO.ID

KAB SUMBA TIMUR, || Upaya menjaga ketahanan pangan tidak hanya dilakukan melalui program dan kebijakan, tetapi juga membutuhkan pendampingan langsung di lapangan. Hal itu dilakukan Babinsa Koramil 06/Karera Kodim 1601/Sumba Timur, Serka Dominggus Lay, dengan turun membantu petani memanen padi di Dusun Palang, Desa Nggongi, Kecamatan Karera, Kabupaten Sumba Timur, Minggu (13/9/2026).

Bacaan Lainnya

Selain membantu proses panen, Serka Dominggus juga melakukan monitoring wilayah sekaligus berkomunikasi langsung dengan para petani. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari pendampingan Babinsa untuk mengetahui kondisi pertanian dan kehidupan masyarakat secara lebih dekat.

Dalam kegiatan panen itu, Serka Dominggus ikut bekerja bersama petani. Menurutnya, keterlibatan langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memperkuat semangat petani dalam mengelola lahan pertanian.

“Melalui kegiatan pendampingan seperti ini, kami ingin terus memberikan motivasi kepada masyarakat agar tetap semangat dalam bekerja dan mempertahankan budaya gotong royong. Semoga hasil panen yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan para petani,” ujar Serka Dominggus.

Bagi petani, masa panen menjadi salah satu tahapan penting setelah melalui proses pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan tanaman. Hasil yang diperoleh bukan hanya menentukan ketersediaan pangan keluarga, tetapi juga berkaitan dengan pendapatan dan keberlanjutan usaha tani.

Karena itu, pendampingan di lapangan menjadi penting untuk memastikan berbagai persoalan yang dihadapi petani dapat diketahui secara langsung. Komunikasi antara Babinsa dan petani juga dapat menjadi ruang untuk menyampaikan kondisi lahan, kebutuhan pertanian maupun kendala yang muncul selama proses budidaya.

Serka Dominggus mengajak masyarakat mempertahankan semangat kebersamaan dan gotong royong. Menurutnya, pekerjaan pertanian yang dilakukan secara bersama dapat menjadi lebih ringan dan membantu mempercepat penyelesaian pekerjaan.

Namun, keberhasilan ketahanan pangan tentu tidak hanya bergantung pada kehadiran Babinsa. Produktivitas petani juga dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari ketersediaan air, kualitas bibit, pupuk, kondisi lahan, akses terhadap sarana produksi hingga kepastian pasar bagi hasil panen.

Karena itu, pendampingan aparat di tingkat desa perlu berjalan beriringan dengan dukungan pemerintah dan pihak terkait lainnya. Petani membutuhkan bukan hanya motivasi, tetapi juga akses terhadap kebutuhan pertanian agar hasil produksi dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Kegiatan di Dusun Palang tersebut sekaligus menjadi sarana Babinsa mempererat hubungan dengan masyarakat. Melalui interaksi langsung, aparat kewilayahan dapat mengetahui perkembangan wilayah binaan sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan warga.

Di tengah upaya memperkuat ketahanan pangan, hasil panen petani menjadi bagian penting yang perlu mendapat perhatian. Panen yang berhasil harus diikuti dengan upaya menjaga produktivitas pada musim berikutnya agar ketahanan pangan tidak berhenti pada satu kali produksi.

Pendampingan Serka Dominggus diharapkan dapat terus berlanjut melalui komunikasi dan koordinasi dengan petani. Dengan dukungan yang konsisten serta keterlibatan berbagai pihak, sektor pertanian di wilayah Karera diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Pendim 1601 ST/Ms)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *