KAB, PESSEL, || Jembatan Gantung Limau Gadang Lumpo Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan selesai dikerjakan. Bahkan sudah bisa dilalui oleh masyarakat.
Pasca Bencana alam beberapa tahun yang lalu, akses masyarakat setempat menjadi terganggu. Bahkan saat proses pekerjaan sempat terganggu oleh banjir.
Pengguna Jembatan Gantung yang melintasi jalur penghubung Limau Gadang – Batu Kunik Lumpo Pesisir Selatan, kini disuguhi pemandangan dan sensasi menyeberang jalan yang jauh berbeda.
Proyek Pembangunan jembatan Gantung Limau Gadang-Batu Kunik ini Jembatan Gantung yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) tersebut kini telah menampakkan hasil yang memukau. Jalur Jembatan yang dulunya membutuhkan kewaspadaan ekstra akibat Kerusakan, kini bertransformasi mulus bak Jembatan yang cantik dan bagus.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Desember 2025 di awal proyek ini Sampai saat ini, pengerjaan jembatan pada proyek dengan nomor kontrak EP-01KCSPV2D4POM22YA4MXC244 ini telah rampung dengan hasil prima. Pengerjaan Jembatan jenis berkualitas tinggi tampak menutup sempurna setiap jengkal badan Jembatan.
“Luar biasa perubahannya. Dulu sebelum adanya Jembatan yang bagus, kita harus sangat hati-hati karena harus berputar jalan dan memakan waktu yang panjang. Sekarang jembatan sudah hampir selesai, dan bisa dilewati. Masyarakat jadi jauh lebih nyaman dan terasa sangat aman berkat Jembatan Gantung ini jelas,” ujar salah seorang warga yang rutin melewati area tersebut, dengan nada kagum.
Sementara itu Gina Tampubolon ST, PPK PJN 2 Sumbar menyampaikan, bahwa Jembatan Gantung Limau Gadang telah selesai pembangunannya dan diharapkan bermanfaat bagi warga sekitar, dan akan meningkatkan mobilitas warga, untuk peningkatan perekonomian, sosial dan budaya. Dikhususkan bagi generasi penerus bangsa, anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jembatan ini.
“Diharapkan warga dapat merawat jembatan ini, dengan tidak melintasi tonase kenderaan yang melebihi yang dipersyaratkan, yaitu 1,5 T. Nantinya, jembatan ini akan diserahterimakan kepada Pemkab Pesisir Selatan, setelah semua proses administrasi selesai,” tutupnya.
(Wempi Hardi)






