Atalia Praratya: Melindungi Anak Hari Ini Berarti Menyelamatkan Masa Depan Indonesia

SERGAP.CO.ID

KOTA BANDUNG, || Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di Sentra Wyata Guna Bandung berlangsung meriah dengan menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan kreatif yang melibatkan anak-anak serta keluarga. Berkolaborasi dengan Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia (BSI), kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan, perhatian, dan kesempatan bagi anak-anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Bacaan Lainnya

Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan HAN 2026, di antaranya lomba kreativitas, parenting class, bazar UMKM, pentas seni, hingga khitanan massal yang diikuti oleh 81 anak. Seluruh peserta khitanan telah melalui proses asesmen sesuai dengan ketentuan layanan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Selain mendapatkan layanan khitanan, para peserta juga menerima bantuan ATENSI berupa perlengkapan sekolah, pakaian, nutrisi, serta bingkisan berupa kue tart, tumpeng keluarga, dan tali asih sebagai bentuk perhatian sekaligus apresiasi pada momentum Hari Anak Nasional.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. Atalia Praratya, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya memberikan perlindungan dan ruang tumbuh bagi anak-anak Indonesia sebagai investasi masa depan bangsa.

“Yang terpenting bukan sekadar membangun gedung, tetapi bagaimana kita mampu menghadirkan ruang dan harapan terbaik bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Atalia. Kamis 23/7/2026.

Menurutnya, peringatan Hari Anak Nasional tidak boleh dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk memperoleh perlindungan, pendidikan, layanan kesehatan, dan kesempatan mengembangkan potensi diri tanpa diskriminasi.

Dalam kesempatan yang sama, Atalia juga mengapresiasi berbagai program pemberdayaan yang dijalankan Sentra Wyata Guna Bandung. Program tersebut meliputi pengembangan agrowisata budidaya melon, kebun sayur dan buah, peternakan ayam petelur, rintisan perikanan, hingga layanan literasi yang memproduksi buku Braille bagi penyandang disabilitas sensorik netra di berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Sentra Wyata Guna Bandung, Feri Afrianto, mengatakan bahwa Hari Anak Nasional menjadi momen penting untuk memberikan ruang bagi anak-anak dalam mengekspresikan kemampuan, meningkatkan rasa percaya diri, serta menunjukkan berbagai potensi yang dimiliki.

“Setiap anak memiliki potensi dan berhak mendapatkan kesempatan terbaik untuk menjadi generasi emas Indonesia,” ujar Feri.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak. Melalui sinergi tersebut, berbagai program pemberdayaan dan perlindungan anak diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Sentra Wyata Guna Bandung ditutup dengan suasana penuh kehangatan. Atalia Praratya menyampaikan pantun sebagai pesan penyemangat bagi anak-anak Indonesia.

“Jalan-jalan membeli sandal, jangan lupa membeli pepaya. Selamat Hari Anak Nasional, semoga anak-anak Indonesia tumbuh sehat, ceria, dan bahagia.”

Melalui kegiatan ini, Sentra Wyata Guna Bandung bersama para mitra berharap semangat Hari Anak Nasional tidak berhenti pada peringatan tahunan, melainkan menjadi komitmen bersama untuk terus menghadirkan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang setiap anak Indonesia.

(Dewi)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *