Gubernur NTT Apresiasi Aksi Peduli Sekolah Bank Mandiri

SERGAP.CO.ID

KUPANG, ||  Komitmen memperkuat pendidikan di Nusa Tenggara Timur kembali mendapat dorongan dari dunia perbankan. Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri kegiatan Aksi Peduli Sekolah yang digelar Bank Mandiri Regional Bali–Nusra di SDN 1 Baun Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Selasa (10/03/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam membangun fondasi pendidikan di daerah. Dalam kesempatan itu, Bank Mandiri menyerahkan ratusan paket bantuan perlengkapan sekolah kepada para siswa sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di wilayah NTT.

Dalam sambutannya, Gubernur MelkiPiramida Perhatian untuk Pendidikan: Gubernur NTT Apresiasi Aksi Peduli Sekolah Bank Mandiri

Kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam membangun fondasi pendidikan di daerah. Dalam kesempatan itu, Bank Mandiri menyerahkan ratusan paket bantuan perlengkapan sekolah kepada para siswa sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di wilayah NTT.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi kepada Bank Mandiri atas komitmen yang terus ditunjukkan melalui berbagai program sosial bagi masyarakat NTT.

“Mewakili jajaran pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, saya menyampaikan terima kasih kepada Bank Mandiri atas kepedulian dan komitmen yang terus diberikan melalui berbagai program sosial bagi masyarakat NTT,” ujar Melki.

Ia menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak dapat hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk sektor perbankan.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata bahwa pembangunan pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan serta kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk dunia perbankan,” tambahnya.

Gubernur Melki juga berpesan kepada para siswa agar bantuan alat tulis yang diterima dapat menjadi sumber motivasi untuk belajar lebih giat dan meraih cita-cita.

“Saya berharap paket alat tulis yang diterima dapat menjadi pemicu semangat belajar. Tas, buku, dan alat tulis yang kalian gunakan hari ini adalah barang yang sama seperti yang saya gunakan puluhan tahun lalu saat masih sekolah. Dari alat sederhana itulah perjalanan menuju kesuksesan dimulai,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa para siswa yang hadir hari ini merupakan calon pemimpin masa depan yang akan menentukan arah pembangunan daerah.

“Anak-anak semua adalah calon pemimpin masa depan. Apapun cita-cita kalian—menjadi gubernur, pimpinan bank, guru, dokter, anggota TNI-Polri, atau profesi lainnya—kuncinya adalah belajar dengan tekun,” pesannya.

Sementara itu, Region CEO Bali–Nusra Bank Mandiri, Alexander Patty, menjelaskan bahwa kegiatan Aksi Peduli Sekolah merupakan bagian dari inisiatif perusahaan dalam mendukung pendidikan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

“Kegiatan ini adalah bentuk perhatian Bank Mandiri dalam mendukung pelaksanaan pendidikan. Secara keseluruhan terdapat 24 sekolah dasar penerima bantuan di wilayah Bali–Nusra dengan total sekitar 2.000 paket bantuan,” jelasnya.

Ia menambahkan, khusus untuk Provinsi NTT, terdapat 14 sekolah yang menerima bantuan dengan total 1.167 paket perlengkapan sekolah yang terdiri dari tas, buku tulis, pensil, penggaris, penghapus, dan peraut.

Kepala SDN 1 Baun Amarasi Barat, Elisember Amtiran, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTT dan Bank Mandiri. Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Bantuan ini tentu sangat membantu para siswa dan kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut demi kemajuan pendidikan di NTT,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan Bank Mandiri, di antaranya Regional Operational Head Yosaphat Agustanto, Regional Humas Capital Head Handoyo Setia Budi, Area Head NTT Dewa Made Sugianta, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Selfi Nange, Lurah Teunbaun Donny Paprindrei, serta jajaran guru dan siswa SDN 1 Baun Amarasi Barat.

Melalui kegiatan ini, sebuah “piramida kepedulian” terhadap pendidikan dibangun—dimulai dari dukungan sektor swasta, sinergi pemerintah, hingga semangat belajar para siswa sebagai pondasi masa depan Nusa Tenggara Timur. menyampaikan apresiasi kepada Bank Mandiri atas komitmen yang terus ditunjukkan melalui berbagai program sosial bagi masyarakat NTT.

“Mewakili jajaran pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, saya menyampaikan terima kasih kepada Bank Mandiri atas kepedulian dan komitmen yang terus diberikan melalui berbagai program sosial bagi masyarakat NTT,” ujar Melki.

Ia menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak dapat hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk sektor perbankan.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata bahwa pembangunan pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan serta kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk dunia perbankan,” tambahnya.

Gubernur Melki juga berpesan kepada para siswa agar bantuan alat tulis yang diterima dapat menjadi sumber motivasi untuk belajar lebih giat dan meraih cita-cita.

“Saya berharap paket alat tulis yang diterima dapat menjadi pemicu semangat belajar. Tas, buku, dan alat tulis yang kalian gunakan hari ini adalah barang yang sama seperti yang saya gunakan puluhan tahun lalu saat masih sekolah. Dari alat sederhana itulah perjalanan menuju kesuksesan dimulai,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa para siswa yang hadir hari ini merupakan calon pemimpin masa depan yang akan menentukan arah pembangunan daerah.

“Anak-anak semua adalah calon pemimpin masa depan. Apapun cita-cita kalian—menjadi gubernur, pimpinan bank, guru, dokter, anggota TNI-Polri, atau profesi lainnya—kuncinya adalah belajar dengan tekun,” pesannya.

Sementara itu, Region CEO Bali–Nusra Bank Mandiri, Alexander Patty, menjelaskan bahwa kegiatan Aksi Peduli Sekolah merupakan bagian dari inisiatif perusahaan dalam mendukung pendidikan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

“Kegiatan ini adalah bentuk perhatian Bank Mandiri dalam mendukung pelaksanaan pendidikan. Secara keseluruhan terdapat 24 sekolah dasar penerima bantuan di wilayah Bali–Nusra dengan total sekitar 2.000 paket bantuan,” jelasnya.

Ia menambahkan, khusus untuk Provinsi NTT, terdapat 14 sekolah yang menerima bantuan dengan total 1.167 paket perlengkapan sekolah yang terdiri dari tas, buku tulis, pensil, penggaris, penghapus, dan peraut.

Kepala SDN 1 Baun Amarasi Barat, Elisember Amtiran, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTT dan Bank Mandiri. Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Bantuan ini tentu sangat membantu para siswa dan kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut demi kemajuan pendidikan di NTT,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan Bank Mandiri, di antaranya Regional Operational Head Yosaphat Agustanto, Regional Humas Capital Head Handoyo Setia Budi, Area Head NTT Dewa Made Sugianta, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Selfi Nange, Lurah Teunbaun Donny Paprindrei, serta jajaran guru dan siswa SDN 1 Baun Amarasi Barat.

Melalui kegiatan ini, sebuah “piramida kepedulian” terhadap pendidikan dibangun—dimulai dari dukungan sektor swasta, sinergi pemerintah, hingga semangat belajar para siswa sebagai pondasi masa depan Nusa Tenggara Timur.

(Desy)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *