KAB. OKI, || Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menurunkan alat berat untuk membersihkan tumpukan gulma yang menutupi aliran sungai di Jembatan Desa Belanti, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Sabtu (28/02/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya cepat mengatasi penyumbatan aliran sungai akibat pertumbuhan eceng gondok yang semakin masif dan berpotensi memicu banjir di wilayah tersebut.
Pembersihan dilakukan dengan mengeruk gulma yang menutupi area sekitar satu hektare dengan ketebalan mencapai satu meter. Kondisi ini dinilai sudah menghambat arus air secara signifikan.
Kepala Dinas PUPR OKI, Man Winardi, didampingi Kepala Bidang SDA, Ir. Amir Muhyidin, menjelaskan bahwa proses pembersihan dilakukan secara bertahap menggunakan metode kombinasi manual dan mekanis.
“Gulma kecil dihanyutkan mengikuti arus air, sedangkan gulma padat yang bercampur sampah dibawa ke pinggir secara estafet, lalu dimuat ke dump truk untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir,” ujar Man.
Ia menambahkan, upaya pembersihan sebenarnya telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu melalui kerja bakti bersama masyarakat. Namun, pertumbuhan gulma yang sangat cepat membuat penanganan manual tidak lagi efektif.
Karena itu, pengerahan alat berat menjadi langkah strategis untuk mempercepat proses pembersihan agar aliran sungai kembali normal.
PUPR OKI menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan hingga kondisi sungai benar-benar bersih dari tumpukan gulma yang menghambat aliran air.
“Masih kita kerjakan terus sampai benar-benar bersih dan aliran sungai kembali lancar,” tegas Man Winardi.
Untuk penanganan jangka panjang, Pemerintah Kabupaten OKI akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VII guna mendapatkan dukungan teknis yang lebih komprehensif, sementara pemerintah desa diminta aktif melakukan pengawasan agar penumpukan gulma tidak kembali terjadi dan risiko banjir dapat diminimalisasi.
(Wandriansyah)






