Tarling DP 3 Membara! Kang DS Klaim 74% Program Tuntas, RSUD Cimenyan & Convention Center Siap Dibangun

Sergap.co.id

KAB. BANDUNG – Safari Ramadan dan Tarawih Keliling (Tarling) ke-3/1447 Hijriah yang digelar Bupati Bandung Dadang Supriatna di Masjid Al-Multazam Cherry Field, Kecamatan Bojongsoang, Minggu (22/2/2026) malam, bukan sekadar agenda silaturahmi.

Bacaan Lainnya

Di hadapan jamaah, Kang DS membeberkan capaian satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Ali Syakieb yang disebut telah mencapai 74 persen dari total 57 rencana aksi.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, jajaran Muspida, para kepala OPD, Muspika se-Dapil 3 (Bojongsoang, Cileunyi, Cilengkrang dan Cimenyan), kepala desa, hingga tokoh masyarakat.

Kang DS mengungkapkan, berdasarkan laporan Kepala Bapperida, mayoritas program prioritas sudah direalisasikan dalam satu tahun masa jabatan periode 2025–2030.

“Ini bukan keberhasilan saya pribadi, tapi keberhasilan seluruh pihak. Masih ada kekurangan yang harus kita selesaikan bersama,” tegasnya.

Ia kembali menegaskan visi Kabupaten Bandung BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera) sebagai pijakan menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan tersebut, Kang DS juga menyoroti program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, program MBG bukan sekadar bantuan makanan, tetapi investasi besar untuk mencetak generasi unggul.

“Timbulnya kreativitas, inovasi dan kecerdasan karena asupan makan bergizi,” ungkap Kang DS.

Di Kabupaten Bandung, penerima manfaat MBG mencapai 1,253 juta jiwa dengan total anggaran Rp5,4 triliun. Ia juga menargetkan lahirnya 10.000 pengusaha baru per tahun—bahkan pada 2025 terealisasi 11.867 orang.
Program BESTI (Beasiswa Ti Bupati) pun terus berjalan, dengan 250 mahasiswa pada 2025 dan ditargetkan meningkat hingga 500 mahasiswa pada 2026.

Kabar besar lainnya, Kang DS memastikan peletakan batu pertama RSUD Bedas Cimenyan akan dilakukan pada April 2026.
Tak hanya itu, Pemkab Bandung juga berencana membangun Bandung Bedas Convention Center yang lokasinya tepat di depan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Tegalluar.

“Ini komitmen yang harus direalisasikan. Ini kontrak politik kami,” tegasnya.

Meski Transfer Ke Daerah (TKD) berkurang hingga Rp1 triliun, Kang DS memastikan anggaran Rp109 miliar untuk guru ngaji tetap menjadi prioritas.

Ia juga menyoroti nasib PPPK Paruh Waktu. Hingga kini, Pemkab Bandung telah melantik 9.000 PPPK, termasuk 7.500 guru eks honorer. Dari jumlah itu, 4.650 masuk kategori PPPK Paruh Waktu.

Saat ini, Pemkab memberikan tambahan Rp500 ribu/bulan bagi PPPK Paruh Waktu yang sudah menerima tunjangan profesi guru dari pusat (Rp2 juta), dan Rp1 juta/bulan bagi yang belum tersertifikasi.

“Insya Allah akan kita dorong terus melalui MenPAN-RB agar PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK penuh,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *