KAB. TASIKMALAYA, || Mahasiswa Institut Nahdlatul Ulama (INU) Tasikmalaya Kelompok 9 resmi mengawali pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Desa Cikondang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (5/1/2026).
Kedatangan mahasiswa KKN yang didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Sabiq Syahid Muslim, M.Pd., S.E.Sy., disambut langsung oleh Pemerintah Desa Cikondang. Sebanyak 11 mahasiswa diterjunkan, terdiri dari 5 perempuan dan 6 laki-laki, yang berasal dari empat program studi.
Keempat program studi tersebut meliputi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Hukum Keluarga Islam (HKI), Pendidikan Agama Islam (PAI), serta Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), yang akan melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat Desa Cikondang selama masa KKN.
Perwakilan Pemerintah Desa Cikondang, Agus, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada mahasiswa KKN INU Tasikmalaya. Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh mahasiswa di bangku perkuliahan dapat dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Desa Cikondang secara resmi menerima mahasiswa KKN INU Tasikmalaya untuk melaksanakan pengabdian dengan mengusung tema “Nga-Rumat: Ngarojong jeung Ngarumat Masyarakat Nyantri yang Religius, Unggul, Mandiri, dan Tenteram.”
Agus juga menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, agar program-program KKN yang dilaksanakan selaras dengan kebutuhan desa dan tidak sekadar bersifat seremonial.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Sabiq Syahid Muslim berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga etika, menaati aturan setempat, serta menjunjung tinggi nama baik almamater dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah selama menjalankan pengabdian.
Perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 9, Mega Kharisma, mengungkapkan bahwa proses penerimaan berlangsung hangat dan kondusif. Dengan diterimanya mahasiswa KKN tersebut, INU Tasikmalaya resmi memulai rangkaian pengabdian di Desa Cikondang dengan harapan mampu berkontribusi bagi pembangunan sosial dan keagamaan masyarakat setempat.
(Rzl**)






