PISMA III Unkriswina Resmi Ditutup, Ketua SMU: Ini Awal Kolaborasi Baru

SERGAP. CO. ID

SUMBA BARAT DAYA NTT, || Pekan Ilmiah dan Seni Mahasiswa (PISMA) III resmi ditutup dengan semangat kolaboratif dan apresiasi tinggi bagi seluruh peserta dan panitia. Ketua Senat Mahasiswa Universitas (SMU) Unkriswina Sumba, Alfian Umbu Nduka, menyampaikan sambutan penutup yang menegaskan pentingnya menjadikan PISMA III sebagai titik awal bagi mahasiswa untuk terus tumbuh dan berkontribusi nyata.

Bacaan Lainnya

“Selamat kepada seluruh peserta atas partisipasi dan pencapaiannya. Bagi yang berhasil meraih juara, kami ucapkan selamat. Namun yang terpenting adalah pembelajaran dan relasi yang kalian bangun selama kegiatan ini,” ungkap Alfian. Ia juga memberi semangat kepada peserta yang belum menang agar tetap optimistis karena kompetisi serupa masih banyak di masa depan.

PISMA III yang mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Mahasiswa yang Inovatif, Kritis, dan Estetis untuk Masa Depan” dinilai telah membuktikan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan. Selama beberapa hari pelaksanaan, berbagai kegiatan ilmiah, lomba kreatif, hingga pameran seni memperlihatkan betapa besar potensi mahasiswa Unkriswina.

Menurut Alfian, melalui kegiatan ini, mahasiswa telah menunjukkan kapasitasnya dalam berpikir kritis, melahirkan ide-ide inovatif, serta menampilkan nilai-nilai estetika secara kreatif. Hal ini menjadi bukti bahwa kampus bukan hanya ruang akademik, tapi juga tempat membentuk karakter dan menumbuhkan bakat.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara meski menghadapi berbagai tantangan. “Saya sangat bangga dengan kerja keras, komitmen, dan kreativitas kalian semua. Tanpa kalian, PISMA III tidak akan sesukses ini,” ucapnya.

Alfian tak lupa menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini, baik secara langsung maupun tidak langsung. Ia juga meminta maaf jika terdapat kekurangan selama pelaksanaan, dan membuka diri terhadap masukan untuk perbaikan kegiatan mendatang.

Ia menekankan bahwa semangat yang telah dibangun selama PISMA III harus terus menyala. “Mari jadikan ini bukan akhir, tetapi awal dari semangat baru untuk terus berinovasi, berpikir kritis, dan menjadi insan yang peka terhadap estetika,” ujarnya.

Penutupan PISMA III ditandai dengan suasana hangat, penuh rasa syukur, dan kebanggaan. Seluruh elemen kampus diharapkan dapat menjaga energi positif yang telah terbentuk dan terus berkolaborasi demi kemajuan Unkriswina Sumba.

(Ms)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *