KUPANG, || Pada Rapat Koordinasi (Rakor) KADIN Nusa Tenggara Timur yang digelar pada Selasa, 6 Agustus 2024, Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, mengungkapkan perkembangan terbaru terkait aktivitas organisasi, termasuk hasil perjalanan ke luar negeri yang baru saja dilakukannya.
Rapat ini diadakan secara hybrid di Kantor KADIN NTT Lounge dan dihadiri oleh sejumlah Wakil Ketua Umum serta pengurus harian KADIN NTT. Melalui zoom, para Ketua KADIN se-NTT juga turut berpartisipasi.
Salah satu fokus utama dalam rapat tersebut adalah persiapan menjelang Pilkada 2024 di seluruh Indonesia, termasuk NTT.
Bobby Lianto menyoroti semakin banyaknya pengusaha yang bergabung dalam KADIN, yang kini dilirik sebagai calon kepala daerah. Hal ini menunjukkan kepercayaan publik terhadap kemampuan para pengusaha KADIN dalam membangkitkan perekonomian daerah.
Beberapa nama pengusaha yang mencalonkan diri dalam Pilkada kali ini, di antaranya Dr. Christian Widodo, Wakil Ketua Umum bidang Sosial, yang maju sebagai calon Walikota Kupang, berpasangan dengan Serena Francis, Wakil Ketua Umum KADIN bidang Perhubungan Laut, yang mencalonkan diri sebagai calon Wakil Walikota Kupang. Selain itu, Capt. Vico Amalo, Wakil Ketua Umum KADIN NTT bidang Perhubungan Udara, akan bertarung sebagai calon Bupati Kabupaten Rote Ndao.
Di tingkat kabupaten, nama-nama seperti Dwiyanto Tantri Senak, Ketua KADIN TTU, dan Charlie Widodo, Ketua KADIN Belu, juga maju sebagai calon Bupati di daerah masing-masing. Bahkan, Andreas Garu, mantan Ketua KADIN Ngada, mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur NTT mendampingi Brigjend Simon Petrus Kamlasi.
Dalam forum tersebut, Bobby Lianto menegaskan bahwa meski KADIN tidak berpolitik, namun tidak ada larangan bagi anggotanya untuk terlibat dalam politik, asalkan atribut KADIN tidak digunakan dalam kampanye.
Ia juga menyampaikan bahwa organisasi akan mendukung dan mendorong pengurus serta anggota KADIN untuk berpartisipasi dalam pembangunan melalui Pilkada.
Ketika ditanya mengenai rumor dirinya yang disebut-sebut sebagai calon Wakil Gubernur NTT mendampingi Ansy Lema, Bobby dengan tegas menyatakan bahwa dirinya belum mendaftar sebagai calon. Namun, jika ia dipinang untuk posisi tersebut, Bobby menyatakan siap mengabdi untuk kebangkitan NTT.
“Saya akan bawa ini dalam doa dan biarlah proses ini mengalir seperti air,” tuturnya.
Bobby Lianto menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah secara aktif mengajukan diri sebagai calon Wakil Gubernur NTT.
Namun, ia mengakui bahwa ada pihak yang telah memintanya untuk disurvei sebagai salah satu kandidat potensial. Meskipun belum ada keputusan yang diambil, Bobby menekankan pentingnya mengutamakan doa dan mendapatkan petunjuk dari Tuhan sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
Ia juga menambahkan, “Jika memang Tuhan menghendaki dan masyarakat NTT percaya bahwa saya bisa membawa perubahan, maka saya siap mengabdi. Bagi saya, ini bukan tentang ambisi pribadi, tetapi lebih kepada bagaimana kita bisa memberikan yang terbaik untuk daerah kita tercinta.”
Sikap Bobby yang terbuka namun tetap berhati-hati ini mencerminkan semangat pengabdian yang dia miliki terhadap pembangunan di NTT. Menurutnya, setiap keputusan besar, terutama yang melibatkan masa depan banyak orang, harus didasarkan pada niat yang tulus dan bukan sekadar dorongan politik.
Dalam konteks yang lebih luas, perkembangan ini juga menunjukkan betapa pentingnya peran pengusaha dalam politik lokal. Dengan banyaknya kader KADIN yang maju dalam Pilkada 2024, diharapkan ada perubahan positif yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah di NTT.
Bobby Lianto menutup rapat dengan pesan kepada seluruh anggota KADIN di NTT, “Mari kita jadikan Pilkada 2024 sebagai momentum untuk membawa perubahan nyata bagi daerah kita. Terlepas dari hasilnya, yang terpenting adalah kita tetap bersatu dan berkomitmen untuk memajukan NTT bersama-sama.” Himbaunya.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen kuat dari para pengusaha, KADIN NTT tampaknya siap memainkan peran penting dalam dinamika politik dan pembangunan di Nusa Tenggara Timur pada Pilkada 2024 mendatang.
(Dessy)






