SERGAP.CO.ID
KAB. TASIKMALAYA. || Pasca hujan deras di wilayah Desa Banjarsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, dua parit saluran air ke pesawahan milik petani jebol. Mengakibatkan padi milik petani terendam dan mungkin bisa menjadi gagal panen, insiden itu terjadi pada hari Rabu 26/10/2022 pukul 01:30 wib.
Dua parit saluran air yang jebol dan mengakibatkan terendam nya tanaman padi milik petani atau milik warga tepat nya di Wilayah Daerah irigasi Surakatiga RT, 03, RW.07 Kampung Sandaan kaler, Kepunduhan Muhara jebol kurang lebih 15 M² dan di Daerah irigasi Cikadu jebol kurang lebih 6 M², Kampung Sandaan, kepunduhan Sandaan, Desa Banjarsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya.
Akibat curah hujan yang deras dan debit air yang tinggi parit tersebut jebol karena tidak bisa menampung luapan air yang besar dan deras.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa cuman kerugian petani di perkirakan gagal panen, dan rumah penduduk terendam sebanyak 9 rumah, kolam 10 bata juga lahan persawahan kurang lebih 70 Ha terendam, dan taksiran kerugian 200 juta.
Sementara warga langsung bergotong royong yang di pimpin langsung oleh Kepala Desa Banjarsari Teteng Muhammad Taupik.
“Warga sangat antusias untuk bergotong royong membenahi material yang ambrol atau jebol, dan menyelamat kan warga yang terjebak banjir menyelamat kan harta benda serta ternak warga yang terkena banjir. Namun sekarang warga sangat membutuhkan bantuan berupa alat pembersih rumah, alat pertanian, dan kebutuhan bahan pokok lainnya.
Kepala Desa Banjarsari Teteng Muhammad Taupik menghimbau kepada masyarakat nya agar hati hati dan waspada di musim penghujan ini, dan beliau berharap warga masyarakat nya sehat dan sejahtera terhindar dari marabahaya.
(Jajang Hidayat)






