SERGAP.CO.ID
SUMBAR, || Setelah lebih dari sepekan musibah gempa bumi di Kabupaten Pasaman & Pasaman Barat masih meninggalkan duka, kondisi sulit saat ini adalah tempat tinggal yang dapat menampung pengungsi dengan lebih aman, terutama di saat hujan deras. Posko yang tersedia saat ini hanya untuk waktu singkat, sementara itu membangun kembali rumah-rumah yang hancur memerlukan waktu lama dan berbiaya tinggi.
Bantuan pangan/sembako dianggap mencukupi dan masih terus berdatangan hingga Rabu malam (9/3). Namun ada kondisi yang mendesak diperlukan oleh korban gempa yang rumahnya hancur yaitu hunian yang cukup aman bagi keluarga mereka.
Atas dasar informasi dan pertimbangan dari beberapa lembaga kemanusiaan dan badan penanggulangan bencana yang berada di lokasi, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) menyalurkan bantuan untuk membangun Huntara (Hunian Sementara).
“Sebentar lagi bulan Ramadhan akan datang, kita berharap dengan hunian sementara ini keluarga dapat berkumpul untuk sahur dan berbuka bersama di tempat yang lebih kondusif”, Ungkap Maisar Sekertaris Umum DPW BKPRMI Sumbar.
(Red)






