SUMBA TIMUR, || Menyambut Hari Bakti ke-69 Kodam IX/Udayana, Kodim 1601/Sumba Timur menggelar kegiatan karya bakti di kawasan Pasar Inpres Kilometer 4, Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan personel Makodim 1601/Sumba Timur bersama Koramil jajaran dengan sasaran utama membersihkan lingkungan pasar dan fasilitas umum di sekitarnya.
Dalam kegiatan itu, personel TNI melakukan pemotongan rumput, pembersihan saluran air, pengangkutan sampah hingga penataan lingkungan pasar agar lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat.
Karya bakti tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Kodam IX/Udayana sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Dandim 1601/Sumba Timur Letkol Inf Dobby Noviyanto, S., S.E., melalui Pasi Intel Kapten Inf Hendrik Karamulla mengatakan kegiatan itu bertujuan menumbuhkan kembali semangat gotong royong serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan fasilitas umum.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya fasilitas umum seperti pasar,” ujarnya.
Menurutnya, pasar merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat sehingga kebersihan dan kenyamanan lingkungan perlu dijaga bersama agar aktivitas perdagangan berjalan lebih sehat dan tertib.
Di sisi lain, sejumlah pedagang menyambut baik kegiatan karya bakti tersebut karena kondisi kebersihan pasar selama ini dinilai masih menjadi persoalan, terutama sampah dan saluran air yang kerap tersumbat.
“Kami senang ada kegiatan seperti ini karena lingkungan pasar jadi lebih bersih dan nyaman untuk pembeli,” kata salah seorang pedagang.
Namun demikian, beberapa warga berharap kegiatan kebersihan tidak hanya dilakukan saat momentum peringatan tertentu, melainkan menjadi perhatian rutin bersama antara pemerintah daerah, pengelola pasar dan masyarakat.
Pengamat lingkungan di Sumba Timur menilai kegiatan karya bakti dapat menjadi contoh positif membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan. Meski begitu, persoalan pengelolaan sampah pasar dinilai tetap membutuhkan sistem yang berkelanjutan, termasuk penyediaan fasilitas kebersihan dan pengangkutan sampah yang memadai.
Kegiatan berlangsung aman dan penuh kebersamaan antara personel TNI dan masyarakat. Melalui karya bakti tersebut, Kodim 1601/Sumba Timur berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat, sejalan dengan nilai pengabdian TNI kepada rakyat.






