Lisda Hendrajoni Launching Sejuta Pinang Investasi Skala Rumahan Nagari IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas

Lisda Hendrajoni Launching Sejuta Pinang Investasi Skala Rumahan Nagari IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas

SERGAP.CO.ID

PESISIR SELATAN, || Guna mendukung penambahan pendapatan masyarakat dengan skala rumahan yang berjangka panjang, Anggota Komisi VIII DPR-RI Lisda Hendrajoni mendorong masyarakat untuk berinvestasi dengan cara bertanam pinang betara.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut dikatakan Lisda Hendrajoni dalam acara Launching Program Kupinangkan Dengan Bismillah “SA PINANG ISR” (Sejuta Pinang Investasi Skala Rumahan), Jum’at (04/03) di Nagari IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas.

“Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di tengah pandemi covid 19 yang masih belum kunjung berakhir, kita akan membagikan sejuta pinang betara untuk masyarakat pesisir selatan,” ucap Lisda.

Untuk bibit sendiri,langsung dibeli dari pembibit lokal yang ada di pesisir selatan setelah itu, nantinya setiap rumah akan mendapatkan lima bibit pohon pinang betara.
Tahap awal, sebanyak 1500 bibit akan disalurkan kepada sejumlah masyarakat di Kecamatan IV Jurai dan seterusnya akan bergulir kepada masyarakat lain.

Terakhir Lisda juga menambahkan peluang bertanam pinang betara ini dapat dimaksimalkan sebaik mungkin, karena selain membagikan bibit, untuk penampungan hasil panen juga sudah disediakan lokasinya sehingga masyarakat tidak susah untuk menjualnya, dengan demikian dapat mendorong pertumbuhan ekonomi warga dengan investasi jangka panjang.

Saat ini, masyarakat Nagari IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas sudah mulai memanfaatkan peluang ekonomi dengan melakukan pembibitan pinang betara.

“Pinang dengan bibit unggul tersebut dijual seharga 10 ribu rupiah per polybag dan  sangat cocok ditanam untuk daerah di dataran rendah maupun dataran tinggi,” ucap Andi pembibit pinang betara di Kecamatan Batang Kapas.

Menurutnya, penanamannya dapat dilakukan di dataran rendah dan dataran tinggi, selain tidak membutuhan perawatan yang ekstra, pinang ini juga dapat dipanen dengan jangka waktu sekitar 3,5 tahun, bahkan dapat pula sebagai tanaman hiasan di komplek perumahan dan pembatas pagar.

(WH)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *