Dian Hernawa Susanti Kritik Pelantikan Pejabat Digelar Sampai Malam Hari

Dian Hernawa Susanti Kritik Pelantikan Pejabat Digelar Sampai Malam Hari

SERGAP.CO.ID

CIREBON, || Pelantikan 417 pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon yang berlangsung sampai malam hari menuai kritik dari politisi Dian Hernawa Susanti.

Bacaan Lainnya

Dian menilai ada kesalahan dan kejanggalan dalam pelaksanaan mutasi Jumat, 31 Desember 2021 kemarin.

“Saya meyakini ada tarik menarik kepentingan dalam penempatan pejabat. Mutasi sudah direncanakan lama, tapi sampai last minute masih otak-atik posisi. Dugaan transaksional justeru menguat. Kalau sudah dipersiapkan dengan matang harusnya tidak sampai berlarut-larut dan pelantikan berlangsung sampai malam hari. Kenapa tidak digelar setelah Shalat Jumat atau pukul 13.00 WIB ? Masih jam kerja dan pelantikan tidak sampai malam hari,” tandasnya, Sabtu (1/1/2022).

Mantan anggota DPRD Kabupaten Cirebon ini, menambahkan, Bupati Cirebon, H. Imron dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), H. Hilmy tidak cermat dalam gelaran pelantikan kali ini.

“Tidak matang persiapannya, bisa jadi tarik menarik kepentingan tadi. Karena ada kepentingan, penyusunan para pejabat yang terkena mutasi jadi berlarut-larut,” lanjut politisi yang akrab disapa Santi ini.

Dirinya berpendapat, tempat pelantikan di Pendopo Rumah Dinas Bupati juga patut dipertanyakan. Sebab, di Kantor Bupati Cirebon juga ada banyak ruangan yang bisa digunakan. Aula di BKPSDM cukup luas dan biasanya menjadi tempat pelaksanaan pelantikan pejabat.

“Pelantikan pejabat itu biasanya di Aula BKPSDM atau di Ruang Nyi Mas Gandasari Kantor Bupati Cirebon, tempat yang selayaknya. Kalau Pendopo itu kan rumah dinas, ada apa ini? Apa otak-atik menyusun draft mutasinya lebih nyaman di Pendopo? Ini janggal dan tidak sepatutnya terjadi lagi,” ujarnya.

Santi mengajak kepada semua elemen masyarakat di Kabupaten Cirebon untuk mengawasi dan memberikan kritik bila ada kekeliruan yang dilakukan Bupati Cirebon.

“Saya mengucapkan selamat datang kembali di Kabupaten Cirebon kepada Pak H. Tasiya Soemadi al Gotas. Beliau adalah mantan ketua DPRD dan Wakil Bupati Cirebon, tentu pengalamannya banyak. Pak Gotas juga sosok yang ditokohkan, terutama di PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon. Saya berharap Pak Gotas menjadi orang pertama yang mengingatkan Bupati Imron bila ada yang keliru atau salah,” tuturnya.

Dian Hernawa Susanti Kritik Pelantikan Pejabat Digelar Sampai Malam Hari

Sebelumnya, pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon mencatat sejarah baru. Agenda pelantikan berlangsung sampai malam hari, disertai jeda karena masuk waktu Sholat Maghrib.

Hal ini baru pertama kali terjadi dan terkesan tidak dipersiapkan dengan matang. Tarik ulur dalam penempatan pejabat bisa jadi penyebab pelantikan dimulai sore hari. Terkesan, pelantikan dipaksakan karena harus dituntaskan diakhir tahun.

Agenda pelantikan yang berlangsung pada Jumat, 31 Desember 2021, digelar secara virtual. Bupati Cirebon, H. Imron hanya melantik secara langsung beberapa pejabat di Pendopo, yang lainnya di kantor masing-masing secara virtual.

Menurut bupati, ada sebanyak 417 pegawai yang dilantik. Mereka dari mulai pejabat eselon 2, 3, 4 dan fungsional. Dari 7 posisi kepala dinas (eselon 2) yang dilakukan open bidding, hanya 6 yang dilantik. Satu sisanya yakni posisi kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil masih menunggu keputusan dari pusat.

(Agus S)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *