SERGAP.CO.ID
KAB. PESISIR SELATAN, || Program penyuluhan hukum terhadap pelajar terus digencarkan. Kali ini Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan melakukan kegiatan penyuluhan hukum Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMAN 1 Kecamatan Bayang, Kamis (17/2).
Kejari Pesisir Selatan Donna 5 Sitorus, SH. M. Hum, melalui Kasi Intel Ricko Za Musti, SH mengatakan, kegiatan penyuluhan hukum program Jaksa Masuk Sekolah sangat perlu di lakukan. Apalagi pelajar merupakan generasi penerus bangsa.
“Program ini merupakan suatu langkah terbaik dilakukan, pelajar itu rentan dengan kenakalan remaja baik, Tawuran, Penyalahgunaan Narkotika, obat-obat terlarang dan Minuman Keras, serta Hubungan seksual atau seks pra nikah,” ujarnya.
Dikatakan Ricko, Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ini memang dua tahun ini di Pessel sempat terhenti, karena pandemi covid 19 melanda negeri ini sehingga kegiatan tersebut tidak berjalan. “Jadi, selama dua tahun ini kegiatan Jaksa Masuk Sekolah sempat tidak berjalan,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan penyuluhan hukum program Jaksa Masuk Sekolah di SMK Negeri 2 Painan bisa bermanfaat bagi Taruna dan Taruni sehingga mereka terhindar dari persoalan hukum yang bisa menghancurkan masa depan mereka sebagai generasi penerus bangsa.
Sementara, Keluarga besar SMAN 1 Bayang mengucapkan terima kasih kepada Tim Kejaksaan Painan yang telah berkunjung memberikan penyuluhan bahaya NARKOBA, Pergaulan Bebas dan Penggunaan MEDSOS yang lepas kontrol melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).
“Program ini sangat di butuhkan oleh anak-anak di tengah-tenfah genersai yang hari ini menghadapi berbagai tekanan kehidupan. Kecepatan transformasi teknologi melipatgandakan kecepatan informasi sampai ke pelosok daerah,” sebut Tukino Kepala Sekolah SMAN 1 Bayang saat dihubungi sergap.co id.
Dikatakan Tukino, penggunaan teknologi informasi merambah ke seluruh wilayah sampai pada hal-hal yang melanggar hukum. Transaksi Narkoba, pergaulan bebas, penggunaan medsos yang di luar kendali dan lainnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, Dengan adanya program Jaksa Masuk Sekolah siswa dapat informasi aktual dari APH secara langsung terkait kasus-kasus generasi muda yg terjerat hukum akibat dampak dari ketidak tahuan mereka. Banyak siswa yang terperanjat setelah di berikan informasi dari narasumber terkait kasus-kasus yang menjerat rekan-rekan seusia mereka khususnya yang ada di Pessel.
“Kami berharap semoga program ini di lanjutkan terus bila perlu seluruh sekolah mendapat kesempatan sebagai sasaran penyuluhan. Sekali lagi Kami ucapkan Terima kasih atas kedatangan Tim Jaksa ke SMAN 1 Bayang,’ tutupnya.
(WH)






