Semangat Persatuan Menggema, FPK Tasikmalaya Gelar Aksi Ramadhan di Pesantren Mabdaul Ulum Leuwikidang

SERGAP.CO.ID

KOTA TASIKMALAYA, || Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama di Pondok Pesantren Mabdaul Ulum, Leuwikidang, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Ramadhan 1447 Hijriah yang bertujuan memperkuat persatuan serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, S.H., jajaran guru TPA, serta ratusan santri Pondok Pesantren Mabdaul Ulum.

Ketua FPK Kota Tasikmalaya, Syahrial Koto, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebangsaan dan kebersamaan lintas elemen masyarakat.

 

Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan solidaritas sosial serta mempererat persatuan di tengah keberagaman etnis dan budaya.

Ia menegaskan, FPK memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan masyarakat melalui kegiatan yang menyentuh langsung berbagai lapisan.

Dalam sambutannya, Syahrial mengajak para santri untuk menjunjung tinggi nilai toleransi serta tidak saling menghina perbedaan yang ada.

“Perbedaan adalah kekayaan. Tidak boleh ada sikap rasis, karena semua manusia diciptakan sama dan memiliki martabat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, FPK merupakan wadah pembauran kebangsaan yang diakomodir pemerintah daerah dan beranggotakan berbagai etnis yang ada di Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 15 etnis yang tergabung dalam FPK, mulai dari Minang, Batak, Jawa, Manado, Ambon, Madura, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Nias, Palembang, Tionghoa, Arab, Sulawesi Selatan, dan Sunda. yang bersatu dalam semangat kebangsaan.

 

 

 

Syahrial juga mengajak para santri untuk menjadi generasi unggul yang dapat membanggakan orang tua dan berkontribusi bagi bangsa di masa depan.

“Adik-adik harus menjadi generasi emas 2045, ada yang menjadi pemimpin, ulama, maupun aparat negara, semua harus semangat belajar,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, FPK Kota Tasikmalaya bekerja sama dengan sejumlah donatur, di antaranya Kopi Top dan Mie Sedaap Wings, untuk menyediakan paket takjil bagi para santri.

Ratusan santri tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan tersebut.

Selain berbagi takjil dan buka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan berbagai penampilan seni dan religi dari para santri.

Hiburan marawis, bacaan ayat Kursi, hafalan Al-Qur’an termasuk surat An-Naba, serta berbagai kreasi seni seperti salawat dan tari religi turut memeriahkan acara.

Kepala TPA, iis, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada FPK Kota Tasikmalaya atas perhatian dan dedikasinya terhadap para santri serta berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.

“Anak-anak didik kami merasa senang dan bangga karena kegiatan ini menjadi sarana untuk menyatukan berbagai etnis dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan kepedulian sosial dapat terus ditanamkan kepada generasi muda sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa.

(Rizal)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *