SERGAP. CO. ID
KABUPATEN CIREBON|| Aktivis dari wilayah Cirebon utara Riko Riyanto menilai bahwa rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon adalah hak prerogatif Bupati.
Bupati yang memiliki hak prerogatif punya hak istimewa untuk melakukan rotasi dan mutasi pejabat berdasarkan penilaiannya.
Riko menilai bahwa rotasi dan mutasi kali ini sudah sesuai tupoksinya masing masing dan juga di setiap dinas agar memprioritaskan kegiatan di bidangnya masing masing.
Kata Riko, rotasi dan mutasi yang dilakukan Bupati tentu sudah dipikirkan secara matang dan melalui penilaian yang ketat. “Jadi rotasi dan mutasi ini bukan instan, tapi sudah melalui proses penilaian oleh Bupati,” katanya.
Ia menilai rotasi dan mutasi merupakan langkah yang tepat untuk melakukan penataan birokrasi agar berjalan maksimal.
“Kita dukung kebijakan Bupati untuk melakukan penataan birokrasi agar berjalan efektif dan cepat untuk kemaslahatan masyarakat,” tegasnya.
Riko berharap dengan adanya rotasi dan mutasi di lingkungan Pemkab Cirebon, kinerja Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Cirebon berjalan dengan maksimal.
Sebelumnya, Bupati Cirebon Imron melantik pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan pengambilan sumpah jabatan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, Selasa (24/2/2026). Totalnya sebanyak 200 pejabat dan fungsional dilantik Bupati Imron.
Dalam sambutannya, Imron mengingatkan, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia menyebut, pelantikan sebagai anugerah dalam rangka mewujudkan pengabdian kepada negara dan masyarakat.
“Jabatan yang diberikan kepada saudara-saudara harus disyukuri dan dijaga dengan kejujuran, keikhlasan, serta prestasi dalam bekerja,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Imron menegaskan tiga hal kepada para pejabat yang baru dilantik. Pertama, ia meminta pejabat segera beradaptasi di tempat tugas masing-masing, memahami tugas pokok dan fungsi jabatan, serta membangun koordinasi dan komunikasi yang efektif secara berjenjang.
Kedua, ia menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Menurutnya, pelaksanaan tugas harus disertai niat ibadah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah.
Ketiga, Imron meminta seluruh pejabat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mematuhi aturan yang berlaku. Ia juga mengingatkan agar setiap ikhtiar dalam bekerja disertai doa.
Dalam kesempatan tersebut, Imron kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mewujudkan visi daerah, yakni terwujudnya Kabupaten Cirebon Beriman (Bersih, Inovatif, Maju, Agamis, dan Aman).
“Atas nama pimpinan daerah dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Cirebon, saya mengucapkan selamat bekerja,” kata Imron.
“Saya yakin dan percaya, saudara-saudara mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
(Ags)






