SUMBA TIMUR, NTT || Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1601/Sumba Timur, Mayor Inf Sambudi, mewakili Komandan Kodim 1601/Sumba Timur, menghadiri kegiatan video conference (vidcon) penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (20/01/2025).
Kegiatan vidcon tersebut digelar di Ruang Rapat Bupati Sumba Timur, Jalan Jenderal Soeharto Nomor 42, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, dan diikuti oleh berbagai unsur pemerintah serta instansi terkait.
Video conference ini membahas langkah-langkah strategis dalam upaya perlindungan dan penanganan Pekerja Migran Indonesia, khususnya PMI asal NTT yang dinilai masih rentan terhadap praktik pengiriman nonprosedural.
Fokus utama pembahasan meliputi pencegahan keberangkatan PMI ilegal, penguatan perlindungan hukum bagi PMI, serta peningkatan pengawasan sejak tahap perekrutan hingga penempatan di luar negeri.
Selain itu, forum ini juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi teknis terkait dalam menangani persoalan PMI secara terpadu.
Mayor Inf Sambudi menegaskan bahwa Kodim 1601/Sumba Timur siap mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam upaya memberikan perlindungan maksimal kepada Pekerja Migran Indonesia.
Menurutnya, sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya permasalahan yang berpotensi merugikan masyarakat, khususnya calon PMI dan keluarganya.
Ia juga menilai bahwa keterlibatan aparat kewilayahan sangat penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar memahami prosedur resmi bekerja ke luar negeri.
Melalui forum koordinasi ini, diharapkan tercipta kesamaan langkah dan pemahaman antarinstansi dalam menangani isu PMI, khususnya di wilayah NTT yang menjadi salah satu daerah kantong pekerja migran.
Dengan koordinasi yang solid dan berkelanjutan, penanganan serta perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Kabupaten Sumba Timur diharapkan dapat berjalan lebih optimal, terarah, dan berkesinambungan.
(Ms)






