Wawali Kupang Dorong Mahasiswa KKNT Jadi Agen Perubahan di Tengah Masyarakat

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menegaskan bahwa kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) bukan hanya sekadar bagian dari proses akademik, tetapi juga wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Pesan itu disampaikan Serena saat membuka kegiatan KKNT bertema “Engineering and Technology Humanity” yang digelar di Aula St. Fernandes, Gedung Rektorat Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Penfui, Kamis (4/9/2025).

“KKNT ini bukan sekadar program akademik, tetapi wadah pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa,” kata Serena di hadapan para dosen, mahasiswa, dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat dari UNWIRA Kupang dan Dili Institute of Technology (DIT). Menurutnya, kerja sama lintas kampus ini menunjukkan komitmen untuk melahirkan generasi muda yang siap mengabdi bagi masyarakat.

Serena menekankan, program KKNT memberi kesempatan mahasiswa untuk keluar dari zona nyaman, berinteraksi langsung dengan warga, serta menerapkan ilmu yang selama ini hanya dipelajari di bangku kuliah.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa bisa membawa inovasi, menjalankan program kerja, dan menguji kemampuan mereka dalam situasi nyata,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menyebut bahwa KKNT juga menjadi ruang pembentukan karakter mahasiswa, khususnya soal kerendahan hati dan semangat melayani.

“Ini juga menjadi momen penting untuk belajar rendah hati, melayani, dan memberi makna dalam kehidupan bersama,” tambahnya.

Serena pun optimistis kolaborasi UNWIRA dan DIT akan melahirkan dampak positif, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat Kota Kupang.

“Saya yakin, kerja sama ini akan menciptakan kisah sukses yang memperkaya pengalaman mahasiswa sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Tercatat, sebanyak 381 mahasiswa dari empat program studi Fakultas Teknik UNWIRA terlibat dalam KKNT tahun ini. Mereka akan menjalani program selama satu bulan penuh di wilayah Kecamatan Alak, Kota Kupang.

(Dessy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *