KAB. PANGANDARAN, || Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka menyelimuti masyarakat Pangandaran. Andre Caniago, akrab disapa Andre Jamu, kelahiran (Minang) Padang, Sumatera Barat, wafat di usia 48 tahun pada Minggu (17/8/2025) sekitar pukul 16.15 WIB di Rumah Sakit Pangandaran.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan sahabat. Sosoknya dikenal bersahabat, mudah bergaul, serta dekat dengan masyarakat di wilayah Priangan Timur, khususnya Pangandaran dan Cijulang.
Sejumlah kolega, sahabat, hingga masyarakat umum menyampaikan belasungkawa. Doa pun mengalir agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran,” ungkap Hendrizal salah seorang sahabatnya.
Menurut informasi, jenazah almarhum akan disemayamkan di rumah duka besok pagi, sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga. Pihak keluarga akan menyampaikan lebih lanjut mengenai jadwal prosesi pemakaman.
Masyarakat Pangandaran maupun Cijulang menyatakan kehilangan atas sosok Andre Caniago yang selama ini peduli pada lingkungan dan aktif menjalin silaturahmi dengan berbagai kalangan.
Kepergian almarhum menjadi pengingat akan kefanaan hidup dan pentingnya memperbanyak doa serta amal baik. Warga diminta turut mendoakan agar segala amal ibadahnya diterima Allah SWT dan diampuni segala khilafnya.
Doa terbaik pun terus dipanjatkan agar Andre Caniago berpulang dalam keadaan husnul khatimah. Sementara keluarga diharapkan diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
(Rizal)






