KOTA TASIKMALAYA, || Sebanyak 80 pelajar dari MTs dan SMAIT Lisa’adatu Daroen (LISDA) Gandok mengikuti kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang digelar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jumat (25/07/2025), bertempat di Aula Saepulloh, Pondok Pesantren Miftahul Ulum Gandok.
Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter remaja yang sehat secara jasmani, rohani, mental, dan sosial serta membentengi mereka dari pengaruh negatif di era modern. Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak awal hingga akhir kegiatan yang dipenuhi sesi interaktif, motivasi, dan edukasi keagamaan.
Kegiatan dibuka oleh Nina Kurniasih, S.Pd yang memperkenalkan program BRUS dan para penyuluh agama. Acara dipandu moderator Yuliani Rahmah, S.H, dan menghadirkan dua narasumber utama.
Sesi pertama disampaikan oleh Ihsan Farhanuddin, S.Ud dengan tema “Membangun Mental Pelajar yang Baik Menurut Rasulullah”. Ihsan juga menjelaskan filosofi kata “SANTRI” sebagai akronim spiritual yang menggambarkan karakter ideal remaja muslim. Ia mengutip QS. Al-Mujadilah ayat 11 untuk menekankan pentingnya ilmu dan keimanan.
Sesi kedua disampaikan oleh Aceng Kosim, S.Hum, yang mengangkat tiga pokok bahasan:
- Remaja Sehat Jasmani-Rohani dan Produktif
- Pencegahan Kenakalan Remaja, termasuk bahaya pergaulan bebas, tawuran, dan penyalahgunaan teknologi.
- Kenali Potensi Diri, di mana peserta diajak mengevaluasi minat dan bakatnya secara interaktif.
Beberapa siswa yang aktif dalam diskusi di antaranya Lulu (kelas 7 MTs), Ahsan dan Listyiar (kelas 8 MTs), serta Syaqila dan Adinda (kelas 10 dan 11 SMAIT). Kegiatan ditutup dengan doa oleh Aak Joni Andi, S.Sos.I.
Pondok Pesantren Miftahul Ulum Gandok, sebagai tuan rumah kegiatan, dikenal sebagai lembaga yang memadukan pendidikan agama dan ilmu pengetahuan. Diharapkan kegiatan BRUS ini menjadi washilah bagi tumbuhnya kesadaran spiritual dan sosial remaja dalam membentuk generasi yang bertanggung jawab dan taat kepada Allah SWT.
(R )






