Pemkab Bekasi Dukung UMKM Lokal Lewat Kemitraan dan Inklusi Keuangan

SERGAP.CO.ID

KAB. BEKASI, || Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal melalui kebijakan pro-UMKM, kemudahan perizinan, dukungan pembiayaan, serta penguatan kemitraan yang berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, saat menghadiri kegiatan sosialisasi perlindungan konsumen yang digelar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta pameran produk UMKM nasabah Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) dari PNM Cabang Bekasi, di Museum Gedung Juang, Tambun Selatan, Kamis (19/06/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif PNM dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi para pelaku UMKM nasabah program PNM Mekaar. Ia menyebut, program ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara nyata.

“Hari ini kita menyaksikan antusiasme luar biasa dari sekitar 500 peserta yang berasal dari Tambun Selatan, Tambun Utara, dan sekitarnya. Saat ini terdapat lebih dari 16.000 UMKM di Kabupaten Bekasi. Jumlah tersebut menjadi bukti bahwa sektor UMKM memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah peserta aktif Program PNM Mekaar di Kabupaten Bekasi mencapai 241.234 orang, dengan total perputaran dana sebesar Rp1 triliun. Di wilayah Tambun Selatan dan Tambun Utara sendiri, terdapat 29.579 peserta, dengan perputaran dana mencapai Rp92 miliar.

“Ini membuktikan bahwa ekonomi kerakyatan dan perputaran uang di Tambun Utara dan Tambun Selatan sangat aktif. Bahkan, wilayah ini bisa menjadi contoh bagi kecamatan lain,” tambahnya.

Wakil Bupati juga menekankan bahwa program ini bukan hanya meningkatkan kapasitas usaha pelaku UMKM, tetapi juga memperkuat inklusi keuangan dan menciptakan UMKM yang mandiri, berdaya saing, serta tahan terhadap tantangan jangka panjang.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan nyata kepada para pelaku UMKM melalui kebijakan afirmatif, kemudahan akses perizinan dan pembiayaan, serta kemitraan yang berkelanjutan bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Kami yakin, sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha menjadi kunci utama dalam membangun UMKM yang unggul dan berkelanjutan di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

(Dede Bustomi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *