KAB. BEKASI, || Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, penjualan hewan kurban di Kabupaten Bekasi menunjukkan tren positif, terutama pada jenis kambing.
Ahmad Zabidi, salah satu pedagang dari Githa Farmer, mencatat lonjakan signifikan dalam penjualan kambing dibandingkan tahun lalu.
“Alhamdulillah, ini tahun kedua kami menjual kambing. Penjualannya meningkat cukup signifikan,” ujar Zabidi saat ditemui di lapaknya di Jalan Citarik Lama, Jatibaru, Cikarang Timur, Selasa (3/6/2025).
Zabidi menyebutkan, tahun ini ia berhasil menjual hingga 100 ekor kambing—naik tajam dibandingkan hanya 30 ekor pada tahun 2024. Sementara itu, penjualan sapi masih stabil di angka 230 ekor, sama seperti tahun sebelumnya.
Ia menambahkan bahwa harga hewan kurban cenderung stabil, meskipun ada kenaikan ringan menjelang hari raya. Harga kambing berkisar antara Rp2,5 juta hingga Rp5 juta per ekor, tergantung bobot dan jenisnya. Sedangkan harga sapi bisa mencapai puluhan juta rupiah.
“Biasanya harga naik sekitar Rp100 ribu sampai Rp200 ribu mendekati hari H,” jelasnya.
Untuk menjamin kualitas dan kesehatan hewan kurban, Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi turut menurunkan tim pengawas. Pemeriksaan mencakup kondisi fisik hewan, kelengkapan vaksinasi, serta pemberian vitamin dan obat-obatan agar hewan dinyatakan layak dikurbankan.
“Hewan kurban kami selalu diberikan vaksin, vitamin, dan obat. Semuanya juga dicek langsung oleh tim Pemkab Bekasi,” tambah Zabidi.
Dengan stabilnya pasokan dan meningkatnya permintaan, para pedagang hewan kurban di wilayah Kabupaten Bekasi berharap momentum Idul Adha tahun ini dapat membawa berkah lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
(Dede Bustomi)






