Diduga Selewengkan Dana BOS, LSM BAPEKA Polisikan Kepala SLB Bukit Bintang Ambalawi

Diduga Selewengkan Dana BOS, Kepala SLB Bukit Bintang Ambalawi Di Lapor Ke TIPIDKOR

SERGAP.CO.ID

BIMA || Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Pemantau Kebijakan Daerah (LSM BAPEKA) NTB Tasrif S.H., bakal melaporkan Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Bukit Bintang Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima karena di duga Kuat melakukan penyelewengan Sejumlah Anggaran Sekolah. Hal itu di sampaikannya kepada Wartawan Media SERGAP.Co.id saat melakukan Wawancara. Minggu, (02/03/2025) Sekira Pukul 15.30 WITA.

Bacaan Lainnya

“Sesuai dengan informasi di peroleh bahwa Kepala SLB Bukit Bintang Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Agus Rahman banyak melakukan pelanggaran dan penyelewengan Anggaran Sekolah”, ujar Tasrif.

Berbagai informasi dari beberapa sumber terpercaya, Kepala SLB Bukit Bintang tersebut sudah dilaporkan oleh masyarakat selaku Peserta Didik Kepada Pihak berwenang.

“Kemungkin hasil laporan Masyarakat itu sehingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan NTB telah melakukan pemeriksaan dan audit terhadap Kepala Sekolah SLB BUKIT BINTANG”, ungkap sumber terpercaya yang tidak mau namanya di beritakan.

Menindak lanjuti Informasi tersebut Pihak LSM BAPEKA NTB telah melakukan konfirmasi langsung kepada Ketua Yayasan Bukit Bintang Desa Nipa dan Mengatakan bahwa SLB sudah diperiksa dan di Audit oleh BPK Perwakilan NTB.

“Terlepas Kepala Sekolah tersebut sedang di lakukan pemeriksaan oleh BPK, namun Pimpinan LSM BAPEKA NTB Tasrif S.H., telah melaporkan secara Resmi ke Aparat Penegak Hukum (APH) Unit Tindak Pidana Korupsi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bima Kota untuk di mintai pertanggung jawaban”, tegas Tasrif.

Menurut hasil Investigasi LSM BAPEKA NTB Kepala SLB ini diduga melakukan manipulasi Data Siswa sejak didirikan pada tahun 2018 hingga saat ini.

“Siswa aktif di SLB Bukit Bintang tahun Pelajaran 2024/2025 sebanyak 29 orang”, jelasnya.

Dengan adanya dugaan indikasi yang merugikan keuangan Negara itu LSM BAPEKA meminta kepada Aparat Penegak Hukum agar segera melakukan langkah penyelidikan. Tutup Tasrif.

Sampai berita ini dirilis, Kapala SLB Bukit Bintang Desa Nipa belum berhasil dikonfirmasi.

(Team)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *