PEDAMARAM, OKI, || Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir terhenyak oleh kepergian tokoh masyarakat yang berpengaruh, Rusman Enan bin Enan Matalim. Ia meninggal dunia pada Sabtu, 28 September 2024, pukul 03.00 WIB dini hari di usia 75 tahun. Kepergian Rusman Enan menorehkan duka mendalam bagi masyarakat Marga Danau, Kecamatan Pedamaran, yang mengenalnya sebagai sosok yang berdedikasi tinggi terhadap politik dan budaya lokal.
Rusman Enan bukan sekadar nama yang terukir dalam sejarah Pedamaran. Ia adalah lambang dari perjuangan politik dan pelestarian budaya di wilayah ini. Kiprahnya menembus batas waktu, menghubungkan masa lalu dengan masa kini. Sebagai politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI), Rusman Enan menorehkan jejak yang nyata dalam dunia politik lokal. Keberaniannya berbicara untuk rakyat, kepeduliannya terhadap kepentingan masyarakat, dan dedikasinya dalam menjalankan amanah menjadi warisan luhur yang diwariskan pada generasi berikutnya.
“Beliau adalah sosok yang luar biasa,” ungkap Cakuk Darsono, seorang jurnalis asli Pedamaran yang kini berdomisili di Bandung”.
“Rusman Enan adalah tokoh yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap adat dan budaya Pedamaran. Ia selalu berusaha untuk melestarikan warisan leluhur kita.”ujarnya
Kenangan Cakuk terhadap Rusman Enan terukir dalam suatu pertemuan yang tak terlupakan.
“Saat itu, beliau menghubungi saya untuk diwawancarai khusus mengenai adat dan budaya Pedamaran,” kenang Cakuk. “Meskipun jarak memisahkan kami, beliau tetap menjalin komunikasi dengan saya. Saat wawancara di rumahnya, beliau menunjukkan rasa humor yang menular dan menjadikan pertemuan itu sangat menyenangkan.”ungkapnya
Hasil wawancara tersebut kemudian diterbitkan di surat kabar Harian Sinar Pagi, menjadi sebuah dokumentasi berharga mengenai kekayaan budaya Pedamaran. Rusman Enan juga dikenal sebagai sosok yang ramah dan peduli terhadap sesama. Ia selalu siap membantu dan menolong orang lain tanpa memandang status sosial atau latar belakang.
Sementara itu Wandriansyah, Kabiro Sergap.co.id OKI yang akrab disapa Wawan sekaligus Sekjen Partai Prima OKI, menyatakan rasa duka citanya yang mendalam atas kepergian Rusman Enan.
“Pak Rusman bukan hanya seorang tokoh masyarakat yang dihormati, tetapi juga seorang pejuang politik yang berani mengutakan suara rakyat. Beliau adalah contoh nyata pemimpin yang peduli dengan rakyat dan budaya,” ujar Wawan dengan nada sedih.
“Kehilangan beliau adalah kehilangan besar bagi masyarakat Pedamaran dan OKI. Jejak langkahnya akan selalu menjadi inspirasi bagi kami semua untuk terus berjuang memajukan masyarakat dan melestarikan budaya lokal.”ungkap wawan
Kepergian Rusman Enan meninggalkan duka yang mendalam bagi masyarakat Pedamaran dan OKI. Ia adalah sosok yang dihormati dan dicintai oleh banyak orang. Jejak langkahnya akan selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya untuk terus berjuang memajukan masyarakat Pedamaran dan melestarikan budaya leluhur.
Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Dan semoga kisah hidupnya menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.
(Tim)






