KAB. NAGAN RAYA, || Memaknai Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya, Cut Indah Dewi Yeni, S.H., menyambangi guru-guru yang mengabdi di pelosok.
Kunjungan perdana sejak dilantik oleh Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, S.H., itu dipusatkan di SD Negeri Kuala Seumayam, Kecamatan Darul Makmur. Sekolah yang dipimpin Sujana, S.Pd., tersebut berada di kawasan Gampong 3T, yaitu tertinggal, terdepan, dan terluar.
Kedatangan Cut Indah Dewi Yeni disambut langsung oleh kepala sekolah, dewan guru, dan peserta didik. Para siswi mempersembahkan Tari Ranup Lampuan sebagai bentuk penghormatan.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Darul Makmur, Amren, S.Pd., bersama seluruh kepala sekolah dasar di wilayah tersebut turut hadir. Acara dilanjutkan dengan tradisi peusijuek sebagai doa keselamatan dan keberkahan.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Said Umar, S.Pd., mengatakan, kunjungan tersebut memiliki korelasi kuat dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Menurutnya, kesaktian Pancasila tidak cukup dimaknai dengan upacara seremonial semata. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, terutama sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, harus diwujudkan dalam pemerataan layanan pendidikan.
“Jika Pancasila itu sakti, maka kesaktiannya harus dirasakan hingga ke pelosok. Keadilan pendidikan harus hadir, tidak hanya di pusat kecamatan, tetapi juga di gampong terjauh. Itulah cara Ibu Kadis memaknai Kesaktian Pancasila,” ujar Said Umar pada SERGAP.CO.ID usai acara, Kamis (01/10/2026).
Sementara itu, Kepala SDN Kuala Seumayam, Sujana, S.Pd., mengaku terharu sekolahnya dipilih sebagai lokasi silaturahmi perdana. Ia menyebutkan, kunjungan tersebut menjadi sejarah bagi sekolah yang berada di ujung.
“Kami sangat terharu dan bangga. Di Hari Kesaktian Pancasila dan di kunjungan perdananya sejak dilantik Bapak Bupati, Ibu Kadis langsung memilih sekolah kami. Ini menjadi sejarah bagi SDN Kuala Seumayam,” kata Sujana.
Dalam arahannya, Cut Indah Dewi Yeni menegaskan komitmennya untuk pemerataan pendidikan sesuai arahan Bupati Nagan Raya.
“Anak-anak di Gampong 3T berhak mendapatkan layanan pendidikan berkualitas. Guru-guru di sini adalah garda terdepan yang harus kita perjuangkan,” tegas Cut Indah.
“Kunjungan ini menegaskan bahwa negara hadir hingga ke ujung. Bahwa guru-guru di pedalaman tidak sendiri, dan bahwa keadilan pendidikan benar-benar diwujudkan, bukan sekadar diucapkan,” imbuh Kabid Dikdas Nagan Raya Said Umar, S.Pd.
(Dhar).






