KAB. SUMBA BARAT, NTT, || Kepolisian Resor (Polres) Sumba Barat terus mendorong pendekatan humanis kepada anak-anak melalui edukasi kepolisian sejak usia dini. Upaya tersebut dilakukan untuk menumbuhkan rasa aman sekaligus membangun pemahaman bahwa polisi hadir untuk melindungi dan membantu masyarakat.
Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pewali, S.S., M.H., menekankan pentingnya memperkenalkan fungsi dan tugas kepolisian kepada anak-anak sejak usia dini, termasuk melalui kegiatan edukasi di lingkungan sekolah.
Menurutnya, kedekatan antara polisi dan anak perlu dibangun sejak kecil agar kehadiran anggota Polri tidak dipersepsikan sebagai sesuatu yang menakutkan.
“Polisi adalah sahabat anak. Kita ingin menumbuhkan rasa aman di usia dini, agar generasi penerus Sumba Barat tumbuh dengan rasa percaya kepada Polri dan sadar hukum sejak kecil,” ungkap Kapolres.
Dalam kegiatan bersama anak-anak TK Siloam, personel Polres Sumba Barat memberikan sejumlah edukasi sederhana dan mudah dipahami anak. Materi antara lain berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas, pengenalan rambu-rambu lalu lintas serta pentingnya mematuhi aturan ketika berada di jalan.
Edukasi tersebut dikemas melalui interaksi dan permainan bersama anak-anak. Pendekatan itu dilakukan agar pesan mengenai keselamatan dan ketertiban dapat diterima dengan cara yang menyenangkan sesuai usia mereka.
Kapolres menjelaskan, pendidikan keselamatan dan pengenalan terhadap tugas kepolisian tidak harus menunggu anak beranjak dewasa. Justru melalui pengenalan sejak dini, anak diharapkan memiliki pemahaman dasar mengenai aturan dan keselamatan.
Di sisi lain, kegiatan tersebut mendapat respons positif dari kalangan guru dan orang tua. Kehadiran polisi secara langsung di lingkungan pendidikan dinilai dapat membantu anak mengenal sosok polisi secara lebih dekat dalam suasana yang ramah dan edukatif.
Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak anak di Sumba Barat yang tumbuh dengan rasa aman, disiplin dan memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
“Polri hadir sebagai sahabat anak. Edukasi sejak dini untuk membentuk generasi yang tertib dan berani di masa depan. Mari bersama-sama menjaga anak-anak kita,” tuturnya.
Melalui pendekatan tersebut, Polres Sumba Barat tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun hubungan sosial dengan generasi penerus melalui pendidikan karakter, keselamatan dan kesadaran hukum sejak usia dini.
(Ms)






