KOTA KUPANG,||Tokoh masyarakat sekaligus pegiat pers di Kota Kupang, Yus Buky, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang atas respons terhadap laporan dan keluhan warga terkait kondisi akses jalan di kawasan Jalan Sesawi, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa.
Apresiasi tersebut terutama disampaikan menyusul perhatian pemerintah terhadap akses jalan yang selama ini menjadi jalur penghubung bagi warga di tiga Rukun Tetangga (RT) dan dua Rukun Warga (RW), yakni RT 032/RW 013, RT 033/RW 013, dan RT 034/RW 014.
Menurut Yus (sapaan akrabnya) ketika dikonfirmasi sejumlah awak media, Sabtu (12/9/2026), mengatakan bahwa kondisi jalan tersebut selama ini cukup menyulitkan aktivitas warga, terutama ketika memasuki musim penghujan.
Ia menjelaskan bahwa, tingginya volume air yang meluap menyebabkan badan jalan mengalami kerusakan dan terkikis.
Kondisi itu bahkan membuat ruas jalan tersebut menyerupai aliran sungai kecil selama musim hujan.
“Selama ini warga, khususnya yang berada di tiga RT tersebut, cukup kesulitan ketika musim penghujan. Volume air yang cukup besar membuat jalan terkikis dan kondisinya seperti aliran sungai kecil selama berbulan-bulan,” ujar Yus kepada media.
Karena itu, perhatian dan respons Pemkot Kupang terhadap persoalan tersebut dinilai menjadi langkah yang berarti bagi masyarakat setempat.
Yus menilai, langkah cepat yang diambil pemerintah kota, khususnya Wali Kota Kupang, dapat membantu meringankan beban warga yang selama ini harus berhadapan dengan persoalan akses jalan setiap musim penghujan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Pemerintah Kota Kupang yang telah menanggapi laporan serta keluhan masyarakat,” kata Yus.
Ia berharap perhatian pemerintah tersebut dapat terus berlanjut sehingga persoalan infrastruktur dasar yang dirasakan langsung masyarakat dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.
Menurut dia, akses jalan bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan mobilitas warga, tetapi juga menyangkut aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta berbagai kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Yus juga mengapresiasi keterbukaan pemerintah dalam menerima laporan masyarakat.
Menurut pria yang dikenal sebagai jurnalis Media Online Indonesia (MOI) Provinsi NTT itu, respons terhadap persoalan yang disampaikan warga menunjukkan pentingnya komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengidentifikasi serta menyelesaikan persoalan di tingkat lingkungan.
Sebagai pegiat pers yang kini lebih aktif dalam organisasi Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Provinsi NTT, Yus mengatakan dirinya akan terus mendorong penyampaian aspirasi masyarakat melalui pemberitaan dan ruang komunikasi publik secara konstruktif.
Ia berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, kecamatan, dan Pemkot Kupang dapat terus diperkuat, terutama dalam menangani berbagai persoalan infrastruktur yang menjadi kebutuhan warga.
“Yang paling penting bagi kami adalah bagaimana keluhan masyarakat mendapat perhatian dan ada tindak lanjut nyata dari pemerintah. Ketika pemerintah cepat merespons, tentu masyarakat merasa diperhatikan dan sangat terbantu,” ungkap Wartawan media Star News Indonesia itu.
Bagi warga di kawasan Jalan Sesawi, perhatian terhadap akses penghubung tiga RT dan dua RW tersebut menjadi hal penting mengingat kondisi jalan selama musim penghujan sebelumnya kerap menghambat mobilitas.
Yus pun kembali menyampaikan apresiasinya kepada Wali Kota Kupang dan jajaran Pemkot Kupang atas respons yang diberikan terhadap aspirasi masyarakat.
“Sekali lagi, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, serta Pemerintah Kota Kupang atas perhatian dan respons terhadap keluhan warga Jalan Sesawi,” pungkasnya.
(TIM/Ms)






