Optimisme Layanan Listrik Responsif di Flores Barat: PLN dan PLN Nusa Daya Perkuat Sinergi SDM serta Budaya K3

Caption : PLN ULP Ruteng menggelar Refreshment Yantek untuk memperkuat kompetensi petugas dan menanamkan budaya K3 demi menghadirkan layanan kelistrikan yang aman dan andal.

SERGAP.CO.ID

RUTENG, || General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono, menggarisbawahi bahwa keandalan sistem kelistrikan di Nusa Tenggara Timur sangat bergantung pada sinergi Sumber Daya Manusia (SDM) yang solid dan konsistensi dalam budaya keselamatan.

Bacaan Lainnya

Melalui penguatan kolaborasi antara PT PLN (Persero) UP3 Flores Bagian Barat dan PT PLN Nusa Daya, institusi ini optimistis dapat memberikan pelayanan listrik yang semakin responsif, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan di wilayah Flores Bagian Barat, sekaligus mendukung percepatan pembangunan ekonomi di kawasan tersebut.

Langkah strategis ini secara resmi digulirkan pada Selasa (14/7/2026) dengan cakupan operasional yang luas, meliputi enam kabupaten yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, hingga Ende.

Fokus utama dari penguatan sinergi ini mencakup tiga poin krusial: evaluasi kinerja untuk menyesuaikan dukungan operasional dengan kebutuhan riil lapangan, pengetatan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta pemenuhan sarana kerja teknis secara bertahap guna mempercepat response time penanganan gangguan.

Manager PLN UP3 Flores Bagian Barat, Eki Putra, menekankan bahwa penyelarasan kebutuhan lapangan menjadi sangat vital mengingat tantangan geografis yang kompleks antar-kabupaten.

“Penyelarasan kebutuhan lapangan sangat krusial mengingat tantangan geografis antar-kabupaten yang berbeda. Kami membutuhkan mitra yang tanggap terhadap dinamika di lapangan,” ujar Eki.

Koordinasi ketat dan kelengkapan alat dinilai sebagai kunci utama untuk menjaga stabilitas pasokan listrik di wilayah yang memiliki kontur tanah beragam.

Menanggapi hal tersebut, Vice President Operasi PT PLN Nusa Daya, Joko Nur Astanto, menegaskan komitmen perusahaannya untuk memfasilitasi kebutuhan peralatan serta meningkatkan kompetensi personel Yantek.

Ia menyatakan bahwa kehadiran tim di lapangan bertujuan untuk mendengarkan kendala secara langsung agar dukungan yang diberikan tepat sasaran.

“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan mendengarkan kendala yang dihadapi rekan-rekan. Masukan dari unit sangat berharga agar dukungan yang kami berikan benar-benar tepat sasaran,” ungkap Joko.

Joko juga menyoroti pentingnya budaya keselamatan dalam setiap operasi teknis sebagai fondasi layanan prima.

“Keselamatan kerja adalah hal yang tidak bisa ditawar. Kami ingin memastikan seluruh personel paham prosedur, kompeten, dan selalu menerapkan budaya K3. Kesiapan petugas, kelengkapan alat, dan keselamatan harus berjalan seiring demi menghadirkan layanan terbaik,” jelasnya.

Dengan pendekatan holistik ini, PLN dan PLN Nusa Daya berkomitmen penuh untuk menjaga kualitas layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat Flores Bagian Barat.

(Desi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *