Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Tgk. Agustari Husni Ajak Umat Hijrah Menuju Kebaikan

Caption: Tgk. Agustari Husni, S.Pd.I., M.Pd.Pimpinan Balai Pengajian Baitul Muarrif, Kampong Pulo Kedep, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, foto dokumentasi/SERGAP.CO ID/M. Adhar, Jum'at (12/06/2026).

SERGAP.CO.ID

SUBULUSSALAM, ACEH, || Muharram 1448 H dimulai pada hari Selasa pada tanggal 16 Juni 2026. Bulan pertama kalender Hijriah ini termasuk empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT bersama Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab

Bacaan Lainnya

Pimpinan Balai Pengajian Baitul Muarrif Kampung Pulo Kedep, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam. Tgk. Agustari Husni, S.Pd.I., M.Pd, mengatakan kemuliaan Muharram ditegaskan dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 36:

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ

Artinya: “Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, sebagaimana dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah ketetapan agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam bulan yang empat itu.” [QS. At-Taubah: 36]

“Pada bulan-bulan tersebut umat Islam dilarang menganiaya diri sendiri dan dianjurkan memperbanyak amal kebaikan. Muharram juga disebut Syahrullah atau Bulan Allah,” ujar Agustari Husni, Jum’at (12/06/2026).

Umat Islam disunnahkan memperbanyak ibadah di bulan ini. Amalan utama yang dianjurkan Rasulullah SAW adalah puasa sunnah Tasu’a 9 Muharram dan Asyura 10 Muharram. Hadis riwayat Muslim menyebut puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun lalu:

سُئِلَ عَنْ صِيَامِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ؟ قَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ

Artinya: “Nabi SAW ditanya tentang puasa hari Asyura, beliau menjawab: Puasa pada hari Asyura menghapuskan dosa setahun yang lalu.” [HR. Muslim No. 1977]

Nabi SAW juga bersabda: أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ

Artinya: “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, Muharram.” [HR. Muslim No. 1982]

Untuk 1448 H, puasa Tasu’a jatuh Rabu, 24 Juni 2026 dan Asyura Kamis, 25 Juni 2026. Selain puasa, ulama menganjurkan melapangkan nafkah keluarga pada Hari Asyura, menyantuni anak yatim, bersedekah, memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, menyambung silaturahmi, menjenguk orang sakit, serta memperbanyak doa dan istighfar.

“Jadikan 1 Muharram momentum muhasabah diri dan hijrah. Semoga 1448 H menjadi tahun hijrah dari maksiat menuju taat, dari pertengkaran menuju ukhuwah. Khusus masyarakat Kota Subulussalam, saya berharap daerah kita menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, aman, damai, dan diberkahi,” kata Tgk. Agustari Husni.

Ia juga berpesan agar setiap muslim menjadikan Muharram sebagai pintu maaf dan ketenangan hati. “Mari kita buka lembaran baru dengan memaafkan sesama. Hati yang lapang akan mengundang rahmat Allah. Biarlah luka lama kita kubur bersama tahun lalu, dan tahun ini kita sambut dengan senyum serta doa untuk kebaikan bersama,” pesannya.

(M. Adhar)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *