KAB. SUMBA TIMUR, || Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada petani di lapangan. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 03/Pahunga Lodu Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Y. Saekoko, yang mendampingi petani mulai dari proses panen hingga pascapanen padi di Desa Mburukullu, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, Senin (08/06/2026).
Pendampingan dilakukan bersama Bapak Temi, salah seorang petani setempat. Tidak hanya membantu saat pemotongan padi di sawah, Babinsa juga terlibat dalam berbagai tahapan pascapanen, mulai dari proses perontokan, penjemuran gabah hingga penggilingan padi.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial sekaligus dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Sertu Y. Saekoko mengatakan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, pendampingan yang dilakukan Babinsa diharapkan dapat memberikan semangat sekaligus membantu petani mengelola hasil panen secara maksimal.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami selalu siap membantu masyarakat, khususnya para petani. Dengan turun langsung ke lapangan, kami berharap dapat memberikan motivasi serta membantu meringankan pekerjaan mereka sehingga hasil panen dapat diolah dengan baik hingga siap dikonsumsi maupun dipasarkan,” ujarnya.
Di sisi lain, para petani menilai keterlibatan Babinsa memberikan manfaat nyata dalam mempercepat proses panen dan pengolahan hasil pertanian. Kehadiran aparat teritorial juga dianggap sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat pedesaan yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor pertanian.
Bapak Temi mengaku sangat terbantu dengan pendampingan yang dilakukan Babinsa selama proses panen hingga pascapanen berlangsung.
“Kami merasa senang dan berterima kasih atas perhatian serta bantuan dari Babinsa. Kehadiran beliau sangat membantu pekerjaan kami sehingga proses panen dan pascapanen dapat berjalan lebih cepat dan lancar,” ungkapnya.
Melalui sinergi antara TNI dan petani, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah Kabupaten Sumba Timur.
(Ms)






