FPK Kota Tasikmalaya Perkuat Pembauran Kebangsaan Melalui Silaturahmi dan Qurban Iduladha

SERGAP.CO.ID

KOTA TASIKMALAYA, || Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan silaturahmi bersama Dewan Pertimbangan FPK dari unsur Etnis Madura, H. Hendriyanto Attan, S.Psi., M.M., dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/05/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung di kediaman H. Hendriyanto Attan di Jalan Citambal, Desa Karanglayung, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antar pengurus FPK sekaligus memperkuat semangat pembauran kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Tasikmalaya.

Dalam kesempatan itu, FPK Kota Tasikmalaya menerima amanah berupa satu ekor sapi qurban dari H. Hendriyanto Attan sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap penguatan persatuan antar etnis.

Melalui perwakilannya, Rafly, FPK Kota Tasikmalaya menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan perhatian yang diberikan terhadap kegiatan pembauran kebangsaan. Menurutnya, momentum Iduladha memiliki makna penting tidak hanya dari sisi ibadah, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial dan persaudaraan lintas etnis.

“Ini merupakan bukti nyata bahwa pembauran antar etnis di Kota Tasikmalaya bukan hanya sekadar slogan, tetapi telah diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rafly.

Ia menjelaskan, semangat kebersamaan tersebut tercermin dari hewan qurban yang diatasnamakan oleh tujuh pengurus FPK dari berbagai latar belakang etnis berbeda. Hal itu dinilai menjadi simbol kuat bahwa keberagaman dapat disatukan melalui nilai gotong royong dan kebersamaan.

Menurut Rafly, kegiatan silaturahmi dan qurban bersama menjadi bentuk nyata harmonisasi sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Ia berharap nilai toleransi, saling menghormati, dan semangat kebangsaan terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat Kota Tasikmalaya.

“Semangat kebersamaan, gotong royong, dan persaudaraan lintas etnis terlihat dari keikutsertaan tujuh pengurus FPK dari berbagai unsur etnis sebagai peserta qurban dalam satu hewan qurban,” katanya.

FPK Kota Tasikmalaya sendiri merupakan forum yang dibentuk untuk memperkuat pembauran kebangsaan serta menjaga keharmonisan hubungan antar kelompok masyarakat dari berbagai latar belakang budaya dan etnis.

Di sisi lain, pengamat sosial menilai kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat kohesi sosial, terutama di tengah tantangan keberagaman masyarakat yang semakin kompleks. Momentum keagamaan dinilai dapat menjadi ruang mempererat hubungan antar kelompok sekaligus membangun rasa saling percaya.

Namun demikian, upaya pembauran kebangsaan dinilai tidak cukup hanya melalui kegiatan seremonial, melainkan perlu diwujudkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sosial sehari-hari, termasuk melalui pendidikan toleransi, dialog antar budaya, dan kolaborasi lintas komunitas.

Kegiatan silaturahmi yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan itu juga menjadi ajang mempererat komunikasi antar pengurus FPK dan tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur etnis dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen bersama menjaga persatuan di tengah keberagaman.

FPK Kota Tasikmalaya menegaskan akan terus berperan sebagai wadah yang memperkuat hubungan antar etnis dan menjaga harmonisasi sosial di lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan silaturahmi dan qurban Iduladha tersebut, FPK berharap semangat pembauran kebangsaan semakin mengakar dan menjadi contoh nyata bahwa keberagaman bukan sumber perpecahan, melainkan kekuatan dalam membangun persatuan bangsa.

(Rizal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *