Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa lurah memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik sekaligus penggerak keberhasilan program pemerintah di tingkat wilayah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan kota tidak hanya ditentukan oleh kebijakan di tingkat pemerintah daerah, tetapi juga oleh implementasi di lapangan melalui kecamatan dan kelurahan.
“Kelurahan bukan hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga harus mampu menjadi pemimpin wilayah yang hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi terhadap persoalan warga,” kata Viman dalam sambutannya.
Ia menyebut sejumlah indikator pembangunan Kota Tasikmalaya menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tasikmalaya tercatat mencapai 76,59, sementara pertumbuhan ekonomi berada di angka 5,39 persen. Namun demikian, Pemkot Tasikmalaya masih menghadapi tantangan berupa angka kemiskinan yang berada di kisaran 10,84 persen.
Karena itu, Pemkot Tasikmalaya menetapkan tema pembangunan tahun 2027, yakni peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik untuk kemajuan serta kesejahteraan masyarakat. Dalam arah kebijakan tersebut, camat dan lurah diminta lebih aktif mendorong inovasi berbasis kewilayahan, meningkatkan kualitas layanan publik, menangani persoalan lingkungan dan persampahan, hingga memperkuat program kesehatan masyarakat, termasuk penanganan stunting.
Di sisi lain, forum tersebut juga menjadi ruang evaluasi dan penyampaian aspirasi dari wilayah terkait berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat. Sejumlah lurah berharap adanya penguatan koordinasi lintas sektor serta dukungan program yang lebih merata agar pelayanan di tingkat kelurahan dapat berjalan optimal.
Melalui Forum Lurah tersebut, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, kecamatan, dan kelurahan dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Wali Kota juga menekankan pentingnya tindak lanjut nyata dari setiap hasil diskusi agar solusi yang berhasil di satu wilayah dapat diterapkan di wilayah lain.
“Dengan semangat kebersamaan dan pelayanan, kami berharap kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin meningkat dan visi Kota Tasikmalaya sebagai kota religius, inovatif, maju, dan berkelanjutan dapat terwujud,” ujarnya.