KAB. SUMBA TIMUR NTT,||Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1601/Sumba Timur, Mayor Inf Sambudi, memimpin pelaksanaan Upacara Bendera 17-an yang digelar di lapangan Makodim 1601/Sumba Timur, Jalan Ir. Soekarno No. 11, Kelurahan Hambala, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Senin (20/04/2026).
Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh seluruh prajurit serta PNS jajaran Kodim 1601/Sumba Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Kasdim membacakan amanat Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Mengawali amanatnya, Panglima TNI menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh prajurit, PNS, dan keluarga besar TNI di manapun berada.
“Minal ‘aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucap Panglima TNI dalam amanat yang dibacakan.
Lebih lanjut, Panglima TNI menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dedikasi, loyalitas, serta semangat seluruh prajurit TNI dalam melaksanakan tugas di tengah dinamika lingkungan strategis global, regional, dan nasional yang semakin kompleks.
Dalam amanatnya juga disampaikan bahwa berbagai perkembangan situasi global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, turut memberikan dampak terhadap kondisi politik dan ekonomi dunia. Selain itu, tantangan internal seperti efisiensi anggaran dan energi juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas ke depan.
Panglima TNI turut menyoroti masih adanya pelanggaran hukum yang melibatkan oknum anggota TNI, yang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh prajurit diingatkan untuk selalu bertindak hati-hati, menjunjung tinggi hukum, serta menjaga nama baik institusi di manapun bertugas.
Selain itu, prajurit dan PNS TNI juga diimbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Panglima TNI mengingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoaks), opini yang menyesatkan, maupun provokasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa.
Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI menekankan beberapa pedoman penting bagi seluruh prajurit dan PNS TNI, di antaranya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika lingkungan strategis, serta terus menjaga profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.
“TNI harus terus menjadi institusi yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” tegas Panglima TNI.
(Ms)






