Sergap.co.id
Dayeuhkolot — Upaya penanganan banjir melalui kolaborasi lintas sektor kembali menunjukkan hasil nyata. Sinergi antara Tim Pentahelix dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) berhasil mengurangi dampak banjir secara signifikan di kawasan Kampung Bolero, RW 08, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Rabu (15/4/2026)
Pantauan awak media, Wilayah yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik terdampak banjir, kini tidak lagi tergenang. Bahkan, kondisi terkini menunjukkan kawasan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai jalur alternatif bagi pengendara roda dua.
Apresiasi datang dari warga sekitar Risna (39) dan Siti (47) yang merasakan langsung dampak dari penanganan tersebut.
Mereka mengungkapkan rasa terima kasih atas upaya yang telah dilakukan oleh Tim Pentahelix bersama BBWS.
“Kami sebagai warga sangat berterima kasih kepada Tim Pentahelix dan BBWS. Biasanya daerah ini selalu banjir parah, sekarang sudah tidak lagi. Bahkan bisa dilalui kendaraan. Kami berharap kondisi ini bisa terus dipertahankan,” ungkap salah satu warga.
Sementara, Ketua Tim Pentahelix, Tri Harmanto saat ditemui awak media di kantor sekretariat Prima menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi yang solid antar pihak.
“Kami juga melihat langsung hasil dari kolaborasi yang terjalin dengan BBWS. Kawasan kampung Bolero yang biasanya menjadi langganan banjir, kini tidak lagi terdampak. Ini adalah salah satu hasil kerja keras kita bersama, dan menjadi bukti bahwa kolaborasi mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, upaya penanganan banjir terus dilakukan secara bertahap dengan fokus pada titik-titik rawan genangan.
“Kami akan terus berupaya. Memang banjir tidak bisa sepenuhnya dinolkan, namun kami akan berusaha menekan dan mengurangi dimensi air luapan agar tidak sampai masuk ke permukiman warga,” tegasnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, komunitas, dan berbagai pihak terkait mampu memberikan perubahan nyata.
“Kolaborasi yang terus dijaga diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam penanganan banjir di wilayah Dayeuhkolot,”pungkasnya (**)






