Festival Paskah Ini Akan Kita Dorong Jadi Wisata Rohani Nasional, Wapres Gibran Apresiasi Wali Kota Kupang

SERGAP.CO.ID

KUPANG, ||  “Festival Paskah ini akan kita dorong menjadi agenda wisata rohani. Ini langkah besar yang perlu kita dukung bersama,” tegas Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, saat membuka Festival Paskah Pemuda Sinode GMIT di Bundaran Tirosa, Kota Kupang, Senin (6/4/2026).

Bacaan Lainnya

Wapres Gibran menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Kupang, Christian Widodo, atas gagasannya menjadikan Festival Paskah Pemuda GMIT sebagai agenda wisata rohani yang berpotensi dikembangkan di tingkat nasional.

Menurut Gibran, penguatan festival ini tidak hanya sebatas kegiatan keagamaan, tetapi juga harus ditopang dengan promosi yang masif, pembangunan infrastruktur, pelibatan UMKM, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis masyarakat.

Pembukaan festival ditandai dengan penyerahan obor perdamaian dari Wapres kepada perwakilan pemuda GMIT sebagai simbol persatuan dan toleransi. Sekitar 5.000 peserta ambil bagian dalam kegiatan ini, menjadikannya salah satu perayaan keagamaan terbesar di Kota Kupang.

Gibran menegaskan bahwa Festival Paskah Pemuda GMIT merupakan momentum strategis untuk menyuarakan pesan damai di tengah berbagai tantangan global. Festival ini menghadirkan tiga rangkaian utama, yakni Prosesi Galilea, prosesi Paskah, dan prosesi obor yang sarat makna spiritual.

Ia juga menyoroti besarnya potensi Nusa Tenggara Timur sebagai destinasi wisata rohani. Selain Festival Paskah di Kupang, daerah ini dikenal melalui Semana Santa Larantuka serta Patung Bunda Maria Bukit Segala Bangsa yang telah menjadi daya tarik tersendiri.

“Kalau ini terus dikembangkan, akan menjadi daya tarik luar biasa bagi NTT dan mampu mendorong pergerakan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Wapres juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Sebagai bangsa yang majemuk, kita harus menjaga persatuan, perdamaian, dan nilai toleransi. Jangan mudah percaya hoaks. Jika ada kesalahpahaman, segera dimediasi dan diklarifikasi,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur NTT, Melki Laka Lena, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan pemuda GMIT.

Wapres Gibran juga mengapresiasi peran GMIT dalam menjaga kerukunan serta kontribusinya dalam pembangunan daerah. Ia berharap sinergi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat terus diperkuat demi kemajuan NTT dan Indonesia.

(Dessy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *