KAB.SUMBA TENGAH NTT,|| Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp143.000.000 dari Bank NTT Cabang Waibakul. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan Cabang Bank NTT Waibakul, Gilbert Daud, kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah. Senin 23/2/2026.
Acara penyerahan berlangsung di Ruang Kerja Bupati Sumba Tengah dan turut disaksikan oleh Wakil Bupati Sumba Tengah, M. Umbu Djoka, para Staf Ahli Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Pimpinan Cabang Bank NTT Waibakul, Gilbert Daud, menyampaikan bahwa bantuan CSR yang diberikan berupa pengadaan sarana dan prasarana penunjang kegiatan pembibitan serta pengembangan anakan kopi robusta bagi masyarakat di Kabupaten Sumba Tengah. Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian, khususnya komoditas kopi robusta yang memiliki potensi ekonomi jangka panjang.
Bupati Paulus S. K. Limu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan Bank NTT Cabang Waibakul. Menurutnya, bantuan CSR ini sangat membantu pemerintah daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran, khususnya dalam mendukung program strategis non-APBD yang tengah dijalankan, yaitu pengembangan anakan kopi robusta.
Bupati menjelaskan bahwa pada tahun 2026 ini akan disiapkan sebanyak 200.000 anakan kopi robusta untuk ditanam. Bibit tersebut berasal dari Komunitas Sejuta Harapan yang telah terbentuk, serta komunitas-komunitas lain yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Sumba Tengah.
Selain itu, Kepala BPDAS Noelmina Kupang juga akan mendukung program ini melalui persemaian sebanyak 200.000 benih kopi robusta di Balai Persemaian Wairasa, yang direncanakan akan ditanam pada November 2026 mendatang.
Bupati Paulus menargetkan dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, program “Menanam Sejuta Harapan Kopi Robusta” dapat terwujud dengan tertanamnya 1 juta anakan kopi robusta. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi berbasis perkebunan di Kabupaten Sumba Tengah.”humas Protokol Sumba Tengah”
(Ss)






