BSB Bukukan Laba Rp 505 Miliar, Pemkab Muara Enim Terima Dividen Rp 12,3 Miliar

SERGAP.CO.ID

PALEMBANG, || Pemerintah Kabupaten Muara Enim menerima dividen sebesar Rp 12,3 miliar dari PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel/BSB) setelah bank tersebut membukukan laba bersih Rp 505 miliar pada Tahun Buku 2025. Pembagian dividen tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di Hotel Novotel Palembang, Kamis (12/02).

Bacaan Lainnya

Dalam RUPS tersebut disepakati proporsi pembagian dividen sebesar 50 persen dari laba bersih atau senilai Rp 252,5 miliar kepada para pemegang saham. Pemkab Muara Enim yang memiliki 14,90 persen saham memperoleh dividen Rp 12,3 miliar atau meningkat 5,13 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 11,7 miliar.

Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., yang hadir mewakili Pemkab Muara Enim mengapresiasi kinerja BSB yang mampu mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 6,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Bupati, peningkatan laba tersebut tidak hanya berdampak pada perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah melalui kenaikan dividen yang diterima pemerintah daerah.

Namun demikian, Bupati berharap di bawah kepemimpinan direktur utama yang baru, BSB dapat lebih produktif dalam meningkatkan kinerja serta memastikan manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi dan perbaikan penyaluran kredit, termasuk penyesuaian suku bunga, sebagaimana arahan Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, agar perbankan daerah semakin mendukung pembangunan.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa Pemkab Muara Enim saat ini merupakan pemegang saham terbesar ketiga dari 27 pemegang saham BSB, dengan total nilai saham sebesar Rp 79,4 miliar.

Kepemilikan tersebut terdiri dari 58.354 lembar saham seri A senilai Rp 58,3 miliar serta agio sebesar Rp 21,07 miliar. Jika kinerja perusahaan terus meningkat, Pemkab Muara Enim membuka peluang untuk menambah penyertaan modal di masa mendatang.

Dividen sebesar Rp 12,3 miliar tersebut selanjutnya akan disetorkan ke kas daerah sebagai bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2026, sehingga diharapkan dapat memperkuat pembiayaan pembangunan daerah.

(Nur Yasmin Thohira)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *